Bali Tribune, Minggu 27 Mei 2018
Diposting : 13 February 2018 22:12
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
TPI
Keterangan Gambar: 
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membesar di TPI Pengambengan Senin (12/2).

BALI TRIBUNE - Bangunan Tepat Pelelangan Ikan (TPI) yang berada di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Desa Pengambengan, Negara, Senin (12/2), nyaris ludes dilalap api. Peristiwa kebakaran bangunan yang kini masih dalam tahap pengerjaan kontraktor pelaksana proyek tersebut diduga disebabkan oleh percikan api yang berasal dari pemasangan instalasi penangkal petir. Kebakaran bangunan yang akan diserahkan ke pemerintah Mei mendatang itu mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah.

Kebakaran pada proyek bangunan baru milik Kementerian Kelautan dan Periakan (KKP) terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Bermula saat pekerja proyek sedang memasangan instalasi penangkal petir. Saat salah seorang pekerja sedang mengelas di bagian atap bangunan setinggi sekitar lima meter itu, diduga karena kelalaian saat bekerja, percikan api mengenai aluminium foil yang dipakai untuk peredam panas bagian atap gavalum hingga terbakar dan meluas. Mengetahui api semakin membesar dan merembet, pekerja yang berada di lokasi memberitahukan pekerja lainnya untuk melaporkannya ke Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Jembrana.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas) Sat Pol PP Kabupaten Jembrana I Putu Pranajaya dikonfirmasi kemarin mengatakan, pihaknya menerjunkan 3 armada pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Bangunan yang terbakar yakni gedung baru TPI yang sedang digarap oleh pihak PT. Nifo Engineering dan aluminium foil  pada atap bangunan seluas 25 x 45 meter. Api berhasil dipadamkan 15 menit sebelum merembet ke unit bangunan lainnya di TPI Pengambengan. Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material mencapai Rp 200 juta.

Sebelumnya juga, Senin dini hari, dilaporkan terjadi insiden pembakaran sepeda motor Honda Supra Fit oleh seseorang tak dikenal di salah satu rumah kos di Kelurahan Loloan Timur, Jembrana sekitar pukul 03.30 Wita. Saat itu, pemilik sepeda motor I Gusti Ayu Wahyuni (35) warga Jalan Saestuhadi, Kelurahan Banjar Tengah, Negara yang sedang tertidur dibangunakan oleh orang tidak dikenal dengan menggedor-gedor rolling dor warungnya. Sesaat kemudian ia mencium bau hangus dan bensin. Setelah dilihat keluar didapati sepeda motor miliknya sudah hangus terbakar. Korban kemudian melapor peristiwa ini ke Polres Jembrana.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak Agustinus Sooai ketika dikonfirmasi kemarin membenarkan peristiwa pembakaran motor oleh orang tidak dikenal tersebut. "Kami baru terima laporannya dan pelakunya masih kami kejar. Atas kejadian ini, korban menderita kerugian material sekitar Rp 4 juta,” tandasnya.