Bali Tribune, Selasa 21 November 2017
Diposting : 14 September 2017 20:13
I Made Darna - Bali Tribune
Nyoman Giri Prasta
Keterangan Gambar: 
Nyoman Giri Prasta

BALI TRIBUNE - SINERGI antara industri pertanian dengan usaha pariwisata diharapkan menjadi salah satu program prioritas Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Badung.

"Kami inginkan nanti pertanian dan pariwisata dapat bersinergi, sehingga hasil komoditi pertanian dapat diserap di hotel-hotel maupun industri pariwisata lainnya," kata Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menerima Kadin Badung, Selasa (12/9) lalu.

Ia juga berharap Kadin bisa membantu pemerintah dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan. "Kadin ini merupakan bagian dari masyarakat Badung, yang harus dan wajib menjadi tuan di rumahnya sendiri," ujarnya.

Giri Prasta menjelaskan, bahwa saat ini Badung masih fokus pada infrastruktur. Setelah tuntas infrastruktur, baru masuk kedalam tatanan ekonomi masyarakat.
Dicontohkan, untuk memenuhi kebutuhan industri pariwisata di Badung Selatan, dengan potensi kearifan lokal diharapkan dapat dipenuhi oleh petani Badung.

Untuk mendukung hal ini, Bupati telah bekerjasama dengan PT. Pura untuk pengadaan Control Storage Atmosfir untuk mengawetkan komoditi pertanian selama 6 (enam) bulan. "Kami siap menjadi tuan di rumah sendiri dengan potensi kearifan lokal," jelasnya.

Nanti juga akan ada sinergitas program antara Pemkab Badung dengan Kadin Badung dari sisi melaksanakan kehidupan ekonomi. Setelah di Badung mampu bersaing, baru akan masuk ke tatanan Bali, dari Badung untuk Bali. "Kami contohkan, pada musim salak di Karangasem, kami wajibkan seluruh hotel-hotel di Badung membelinya. Kami inginkan petani itu bangga menjadi petani," tukas Giri Prasta.