Bali Tribune, Senin 18 Juni 2018
Diposting : 27 April 2017 20:07
Bernard MB - Bali Tribune
KB
Keterangan Gambar: 
Kepala Perwakilan BKKBN Bali, Ida Bagus Wirama saat menjelaskan Kampung KB.

BALI TRIBUNE -Sejak awal 2016, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali telah meluncurkan program Kampung Keluarga Berencana (KB). Hingga kini puluhan Kampung KB telah terbentuk dan tersebar di seluruh kecamatan se-Bali. Untuk mengoptimalkan realisasinya, Perwakilan BKKBN Bali pun membentuk tim pelaksana Kampung KB tingkat provinsi. Bersinergi dengan seluruh jajaran OPD di lingkungan Provinsi Bali, yang dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana selaku Ketua POKJA Kampung KB Provinsi Bali.

Pembentukan tim pelaksana ini dilangsungkan Rabu (26/4) di Kantor Perwakilan BKKBN Bali. Seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemprov Bali turut dilibatkan dan juga tim Kampung KB BKKBN Pusat. Dalam kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Bali, Ida Bagus Wirama, S.H., M.Kes.mengungkapkan, Kampung KB sejatinya sebuah program menyasar setingkat RW atau dusun dengan jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) tinggi. Di samping juga kepesertaan KB penduduk di wilayah tersebut tergolong rendah. Kegitan-kegiatan yang digulirkan tak hanya terkait KB tetapi juga program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Dengan demikian, di Kampung KB itu juga ada pemberian bantuan kepada keluarga miskin, bedah rumah, pembangunan jamban, hingga pengobatan gratis.Oleh karena itu, Wirama menyampaikan sinergi seluruh instansi sangat dibutuhkan. Tim/kelompok kerja (pokja) pelaksana Kampung KB ini akan diketuai oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali. Lantaran Dinas PMD selama ini sangat ‘akrab’ dengan kegiatan-kegiatan di desa.

“Setiap 3 bulan, program Kampung KB harus dievaluasi.Karena  itu kami membentuk pokja kampung KB lintas sektor. Kami berharap, dengan keterlibatan berbagai sektor utamanya Dinas PMD, pelaksanaan program Kampung KB semakin optimal,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas PMD Provinsi Bali, Ir. Ketut Lihadnyana, MMA yang ditunjuk mengetuai pokja tersebut menyampaikan sebelum menyusun keanggotaan dan program, terlebih dahulu program Kampung KB harus lebih disosialisasikan, sehingga seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemprov. Bali mengetahui keberadaannya sekaligus mencermati program kegiatannya.