Bali Tribune, Rabu 23 Agustus 2017
Diposting : 19 June 2017 20:00
Djoko Moeljono - Bali Tribune
BUKBER
Keterangan Gambar: 
BUKBER – Sambil berbuka puasa bersama (bukber) juga dilakukan sosialisasi tentang bahasa narkoba oleh Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini (tengah), didampingi H Yahya Ali Al-Zubaidi, Dewi Supriani Yahya, Diana, dan Nanin Sujana, saat menghadiri acara bukber di Kantor BNNK Badung, akhir pekan lalu.

BALI TRIBUNE - SEOLAH tak pernah ada kata menyerah, bahkan genderang perang terus ditabuh siang dan malam oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung untuk menekan para pengguna narkoba. Termasuk, selama bulan puasa Ramadhan 1438 H tahun ini, BNNK Badung makin gencar menyasar sejumlah tempat ibadah untuk menyosialisasikan tentang bahaya narkoba.

Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini mengatakan, pengguna narkoba, khususnya di Kabupaten Badung cenderung meningkat. Karena itu, pihaknya terus melakukan berbagai upaya pemberantasan dan pencegahan bahaya narkoba, khususnya di wilayah Kabupaten Badung.

“Untuk memberantas dan melakukan pencegahan narkoba, BNNK Badung selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, melaksanakan diseminasi informasi bahaya narkoba, bekerja sama dengan masjid-masjid dan kelompok pengajian. Kami ingin mewujudkan masyarakat di Kabupaten Badung dan tempat-tempat ibadah yang bersih dari narkoba,” ujar Masmini, akhir pekan lalu, disela acara buka puasa bersama (bukber) di Kantor BNNK Badung, yang melibatkan LSM penggiat anti narkoba “Gannas” Kabupaten Badung, PT Yasa Nusantara Gemilang, serta ibu-ibu yang tergabung di Hiswanamigas.  
Masmini juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, pihak swasta, LSM penggiat anti narkoba, untuk ikut aktif bergerak melaksanakan sosialisasi agar masyarakat di Kabupaten Badung memahami dan menyadari tentang bahaya narkoba, sehingga timbul daya cegah dan tangkal terhadap narkoba, serta kelak bisa menekan angka penyalahgunaannya.

Untuk penggunanya, bahkan kini tidak lagi dilakukan oleh orang dewasa. "Di kalangan remaja dan anak-anak, narkoba sudah menyebar. Seperti yang diungkapkan Presiden Jokowi, bahwa Indonesia saat ini darurat narkoba, maka langkah kami untuk perang terhadap narkoba takkan pernah berhenti,” tegasnya.

BNNK Badung, kini dilengkapi Klinik Pratama untuk proses rehabilitasi pengguna dan pecandu narkoba. "Kami juga menerima warga masyarakat yang menjadi pencandu dan melaporkan ke BNNK Badung, dan ini tidak dipungut biaya,” katanya. 
Sosialisasi penyalahgunaan narkoba juga disampaikan kepada para penghuni Panti Asuhan Tunas Bangsa yang ikut hadir di acara bukber itu. Sebelumnya juga diberikan tauziah (kuliah tujuh menit/kultum) oleh H Yahya Ali Al-Zubaidi yang bertindak sebagai khotib. 
Pemilik PT Yasa Nusantara Gemilang, Dewi Supriani Yahya menambahkan, acara seperti ini rutin dilakukan dengan menggandeng BNNK Badung setiap bulan puasa, serta mengundang sejumlah anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Bahkan di acara ini, tersaji menu berbuka puasa cukup sederhana, seperti bakso dan sate ayam yang biasa dijajakan keliling oleh para pedagang kaki lima.

"Kami sengaja mengajak para pedagang kaki lima untuk menyediakan menu berbuka puasa, agar mereka juga ikut menerima rejeki di bulan suci yang penuh berkah ini,” jelas Dewi Supriani.

Berita Terkait