Bali Tribune, Senin 21 Agustus 2017
Diposting : 19 September 2016 14:58
Djoko Moeljono - Bali Tribune
TNI
Keterangan Gambar: 
GOTONG ROYONG – Sejumlah prajurit TNI berkolaborasi dan bersinergi dengan masyarakat secara gotong royong untuk pembuatan jalan usaha tani (JUT) dan jogging track sepanjang 4,3 kilometer dengan lebar 1,5 meter, sebagai upaya untuk menghindari alih fungsi lahan/sawah.

PRESIDEN Joko Widodo dalam suatu kesempatan menegaskan, sangat mungkin swasembada pangan itu dapat terwujud, mengingat TNI Angkatan Darat (AD) memiliki fungsi utama yang disebut pembinaan teritorial (binter), yang saat ini tengah menggalakkan program “Serbuan Teritorial” dengan menyasar berbagai macam sektor, seperti pertanian dan upaya memepertahankan lahan sawah untuk mewujudkan swasembada pangan guna menciptakan ketahanan pangan dan ketahanan nasional.

“Untuk meningkatkan produksi pertanian, sejak dulu hingga sekarang pemerintah Indonesia telah mengeluarkan berbagai kebijakan guna tercapai tujuan tersebut. Sehingga semua pihak yang terkait hendaknya dapat membangun kesamaan visi, misi, dan persepsi serta sinergisitas dalam rangka mewujudkan swasembada pangan, sesuai arahan dan harapan Presiden Joko Widodo,” ujar Dandim 1611/Badung Letkol Czi M Leo Pola Ardiansa S, SH., di Denpasar, Jumat (18/9).

Saat memimipin gotong royong bersama masyarakat di Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan (Densel), Dandim menuturkan, sampai saat ini di Indonesia, masih banyak kalangan praktisi dan birokrat kurang memahami pengertian swasembada pangan dengan ketahanan pangan, sehingga konsep ketahanan pangan seringkali diidentikkan dengan peningkatan produksi ataupun penyediaan pangan yang cukup. Padahal, sejak dulu kekayaan sumber daya alam Indonesia sangat berlimpah yang harusnya dapat menampung semua kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.

Didampingi Kasdim 1611/Badung Mayor Czi Dedi Hariyadi dan Pasiter Kapten Inf I Made Mustika, Dandim menegaskan, fakta paling gamblang saat ini, keberadaan lahan pesawahan di tengah geliat pesatmya pembangunan Kota Denpasar terus menyusut secara signifikan, akibat tergusur oleh aneka kepentingan nonpertanian, terutama untuk pembangunan kawasan permukiman, perkantoran, dan sebagainya.

“Ketersediaan lahan yang semakin sempit dan desakan penduduk merupakan faktor yang sangat mempengaruhi, dimana lahan merupakan faktor yang sangat fundamental dikarenakan merupakan tempat tumbuh bagi kenaikan penggunaan lahan tanaman tertentu. Mari lestarikan sawah dan hijaukan Kota Denpasar,” ujar Dandim, selaku Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 TA 2016 yang berlangsung sebulan (20 September-19 Oktober 2016).  

Pemilihan sasaran dilaksanakan secara bottom up, mengingat penyelenggaraan TMMD merupakan kegiatan terpadu dan terintegrasi untuk merangsang partisipasi dan swadaya masyarakat dalam pembanguanan sekaligus untuk membantu pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini terkait pula dengan program kerja Kodim 1611/Badung TA 2016 bidang teritorial, khususnya bidang bhakti TNI pada kegiatan TMMD ke-97 TA 2016 di wilayah Kodim 1611/Badung.

Juga didasari surat Danramil 1611-02/Densel Nomor: B/Speng-23/IV/2015 tertanggal 1 April 2015 terntang rencana kegiatan program TMMD ke-97 TA 2016 di Pedungan, Densel. Termasuk berdasarkan surat Kepala Kelurahan Pedungan Nomor: 660/58/III/2015 tertanggal 13 Maret 2015 tentang permohonan program TMMD ke-97 TA 2016.

Kegiatan yang bertemakan, ”Dengan semangat kemanunggalan serta kerja sama lintas sektoral dan lintas komponen bangsa, kita tingkatkan percepatan pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan rrakyat” ini memiliki sasaran fisik, yaitu pembuatan jalan usaha tani (JUT) dan jogging track sepanjang 4,3 kilometer dengan lebar 1,5 meter, sebagai upaya untuk menghindari alih fungsi lahan/sawah dan pembangunan jembatan. Serta kegiatan bedah rumah milik I Made Weji di Banjar Pitik, Pedungan, Densel.

Komandan SSK TMMD ke-97 TA 2016 Mayor Kav Edy Surnoto, menambahkan, untuk kegiatan nonfisik meliputi penyelenggaran sejumlah kegiatan yang melibatkan langsung peran aktif para generasi muda dan masyarakat, seperti lomba yel-yel antarsiswa pelajar SMP dan SMA se-Denpasar. Juga lomba pembuatan penjor, pelayanan KB kesehatan, pengobatan umum dan pemberian kacamata baca secara gratis, penyelenggaraan pameran potensi wilayah masyarakat di Kecamatan Densel, serta pelayanan SIM keliling.  

Di sela-sela pelaksanaan TMMD kali ini juga diselingi dengan kegiatan sosialisasi kesadaran berbangsa dan bernegara. Termasuk kegiatan lomba menyanyikan lagu-lagu perjuangan antarsiswa SMP dan SMA se-Kota Denpasar, bahkan untuk menyemarakkan kegiatan tersebut juga digelar panggung hiburan rakyat dan pemutaran film perjuangan di Wantilan Pura Dalem Banjar Pitik, Pedungan, Densel.

Guna mempersipkan generasi muda yang unggul sebagai kader penerus bangsa, juga dilakukan kegiatan ceramah bela negara dan cinta Tanah Air yang melibatkan sejumlah anggota karang taruna di Banjar Sawan, Pedungan, Densel. Hari berikutnya, diadakan lomba pidato tentang lingkungan dan wawasan kebangsaan (wasbang) antarsiswa SMP dan SMA se-Kota Denpasar di Wantilan Pura Dalem Banjar Pitik, Pedunngan, Densel.

Masih di tempat yang sama keesokan harinya, digelar hiburan musik dangdut dan lomba kebersihan atau pungut sampah. Secara terpisah dilakukan pula kegiatan ceramah tentang wasbang di Banjar Puseh, Pedungan, Densel yang dijadwalkan akan disampaikan oleh Kasdim 1611/Badung Mayor Czi Dedi Hariyadi.

Keesokan harinya, di Wantilan Pura Dalem Banjar Pitik, Pedungan, Densel, diadakan ceramah kesehatan yang mengupas tuntas tentang HIV/AIDS. Kasdim 1611/Badung Mayor Czi Dedi Hariyadi juga dijadwalkan akan memberikan pembekalan materi tentang komponen cadangan dan pendukung di Banjar Dukuh, Pedungan, Densel.

Masyarakat di Banjar Karang Suwung, Pedungan, Densel, akan dikumpulkan untuk mendapat arahan dari Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kota Denpasar. Sementara, Kepala Badan KBPP Kota Denpasar juga dijadwalkan untuk memberikan penyuluhan tentang alat kontrasepsi kepada sejumlah anggota PKK di Banjar Kepisah, Pedungan, Densel.

Kadis Peternakan dan Perikanan Kota Denpasar dijadwalkan akan memberikan pemahaman kepada masyarakat di Banjar Menesa, Pedungan, Densel, tentang seputar peternakan. Pada akhir pekan, Sabtu (1/10) akan digelar panggung hiburan rakyat dan joged bumbung di Wantilan Pura Dalem Benjar Pitik, Pedungan, Densel, dan di tenpat yang sama, keesokan harinya digelar lomba cerdas cermat anatarsiswa SMP dan SMA se-Kota Denpasar.

Masyarakat di Banjar Geladag, Pedungan, Densel, akan mendapat penyuluhan hukum dari Pakumrem 163/Wira Satya. Kepada BNN Kota Denpasar juga akan mengumpulkan sejumlah anggota karang taruna di Banjar Pesanggaran, Pedungan, Densel, untuk mendapatkan pengetahuan tentang penyalahgunaan dan peradaran gelap narkoba.

Tidak mau ketinggalan, Kapolsek Densel juga akan memberikan sosislisasi tentang kamtibmas kepada masyarakat di Banjar Ambengan, Pedungan, Densel. Keesokan harinya, masyarakat di Banjar Pitik, Pedungan, Densel, akan dihibur oleh sejumlah artis Kota Denpasar di panggung hiburan yang siap melantunkan lagu-lagu pop Bali.

Pada akhir pekan, Sabtu (8/10) diadakan lomba mancing dan tabur benih ikan Nila di wilayah Banjar Pitik, Pedungan, Densel. Kabintalrem 163.Wira Satya akan mengumpulkan masyarakat di Banjar Bengawan, Pedungan, Densel, untuk menyampaikan tentang pengetahuan agama dan toleransi kehidupan beragama.

Sementara, Kasat Lantas Polresta Denpasar akan mengumpulkan masyarakat di Banjar Sama, Pedungan, Densel, untuk menyampaikan materi tentang tata tertib dalam berlalu lintas. Danramil 1611-05/Abiansemal juga dijadwalkan akan menyampaikan materi tentang kesadaran berbangsa dan bernegara di Banjar Sawah, Pedungan, Densel.

Dandenkesyah Singaraja akan mengumpulkan masyarakat di Banjar Kaja, Pedungan, Densel, untuk memberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS. Secara terpisah, di Banjar Puseh, Pedungan, Densel, Dansatgas TMMD dijadwalakan akan menyampaikan materi tentang bela negara dan cinta Tanah Air.

Pada Minggu (16/10), Kapolresta Denpasar, akan mengumpulkan masyarakat di Banjar Karang Suwung, Pedungan, Densel, untuk memberikan penyuluhan tentang radikalisme dan terorisme. Keesokan harinya, giliran Kakesbangpol dan Linmas Kota Denpasar akan menyampaikan materi penyuluhan tentang bahaya laten komunisme kepada masyarakat di Banjar Kepisah, Pedungan, Densel.

Sehari jelang penutupan, Selasa (18/10), masyarakat akan dikumpulkan di Wantilan Pura Dalem Banjar Pitik, Pedungan, Densel, dan dihibur oleh penampilan Bondres. Kegiatan TMMD kali ini melibatkan 150 personel, perwakilan dari Korem 163/Wira Satya, Kodim 1611/Badung, Denhubrem 163.Wira Satya, Denkes Singaraja, Yonif R-900/SBW, Yonzipur 18/YKR, Kikavserdam IX/Udayana, Balakdam, Lanal Denpasar, Lanud Ngurah Rai, Polresta Denpasar, dan Pemkot Denpasar.