Diposting : 10 January 2019 21:08
Djoko Moeljono - Bali Tribune
SERTIJAB -- Di sela tradisi korps raport sertijab, Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani (tengah) foto bersama para Perwira (masing-masing didampingi istri) yang akan bertugas dan purna tugas di Makorem 162/Wira Bhakti, Mataram, NTB, Rabu (9/1).
 
BALI TRIBUNE - Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, SSos., SH., MHan., memimpin tradisi korps raport serah terima jabatan (sertijab) dan melepas Perwira yang purna tugas sebagai anggota TNI aktif di Aula Sudirman Korem 162/Wira Bhakti, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (9/1).
 
Acara ini sebagai tanda penerimaan dan pelepasan secara resmi pejabat yang akan bertugas maupun yang meninggalkan Korem 162/Wira Bhkati dibawah naungan Dhuaja agar terpatri rasa memiliki satuan dan menjadi kebanggaan dengan tetap menjaga nama baik satuan ini dimana pun bertugas dan berada.
 
Adapun Perwira yang masuk ke Korem 162/Wira Bhakti antara lain, Letkol Arh Budiono (Kasiter Korem 162/Wira Bhakti), Mayor Inf Hendra Sukmana dan Kapten Inf Asrofi sebagai Kasi dan Pasi Intelrem 162/Wira Bhakti, Kapten Inf Marsana (Dankima Korem 162/Wira Bhakti), dan melepas Kapten Inf Marito yang akan purna tugas. 
Danrem menyampaikan, pergantian pejabat di lingkungan TNI AD, khususnya Korem 162/Wira Bhakti merupakan hal yang biasa.
 
Disamping sebagai penyegaran, juga untuk pembinaan organisasi dan personel, sehingga rotasi personel dapat berjalan dengan baik sesuai dengan haknya.
 
"Semoga kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan TNI AD dapat dijaga dan dilaksanakan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab," harap Kolonel Ahmad Rizal Ramdhani.
 
Kepada para pejabat baru, Danrem memerintahkan agar segera mempelajari tugas dan menemukan terobosan serta gagasan baru guna meningkatkan kinerja sesuai dengan tugas pokok jabatan masing-masing.
 
Khusus untuk Kapten Inf Marito yang akan menjalani masa purna tugas, Danrem berharap agar segera beradaptasi dengan lingkungan, sehingga kedepan sukses dalam menjalani kehidupan bermasyarakat sebagai warga sipil biasa.
 
"Pertahankan jati diri sebagai prajurit sejati dengan tetap menjadi terdepan dalam mendedikasikan diri kepada masyarakat, khususnya terkait dengan hal-hal positif," pesan Danrem kepada Kapten Marito.