Diposting : 13 September 2017 18:25
Khairil Anwar - Bali Tribune
Pelabuhan
Keterangan Gambar: 
DIPULANGKAN - Delapan ABK KM Cahaya Nirmala II dipulangkan ke tempat asal atas bantuan Komuntias Pelabuhan Celukan Bawang, BPBD maupun Dinsos Provinsi Bali.

BALI TRIBUNE - Setelah menjalani serangkaian chek medis maupun pemeriksaan, delapan awak KM Cahaya Nirmala II asal Bima, NTB yang terapung di laut Bali akibat kapalnya karam, akhirnya dipulangkan ke tempatnya masing-masing, Selasa (12/9), Proses pemulangan melalui serah terima dari Kantor Syahbandar Celukan Bawang ke BPBD Kabupaten Buleleng dan lanjut ke BPBD Provinsi Bali sebelum  diambil alih Dinas Sosial Bali.

Delapan ABK tersebut yakni Kapten kapal Ibrahim (55) asal Bima, Rusdam (37) asal Flores, Iwan (37) asal Bima, Hasanudin (53) asal Bima, Brunei (24) asal Bima, Edison (36) asal Bima, an Wahyudin (21) asal Bima, dan Mochtar, (55) asal Bima, terlihat sumringah setelah sebelumnya sempat terapung selama empat jam sebelum diselamatkan kapal pengangkut batubara.

Kapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang AKP. Ketut Wisnaya dalam penjelasannya mengatakan, pemulangan ABK dilakukan melalui presdur dan tahapan yang berlaku, setelah semua clear secara medis maupun  pendataan identitas korban, termasuk keterangan penyebab kecelakaan. ”Delapan ABK KM Cahaya Nirmala II sekitar pukul  11.45 Wita sudah kita pulangkan ke tempat asalnya di Bima, NTB,” jelas Wisnaya.

Para pihak yang hadir dalam proses pemulangan itu di antaranya Kepala KSOP Celukan Bawang, Ketut Aryadana, Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Buleleng Nyoman Darma Kurniawan dan sejumlah personil Basarnas Buleleng. ”Sesaat sebelum diberangkatkan sempat dilakukan pengarahan untuk mempertegas bahwa kasus yang menimpa delapan ABK itu murni kecelakaan dan bukan faktor kesengahjaan,” imbuhnya.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Celukan Bawang I Ketut Aryadana kepada delapan ABK berpesan agar lebih berhati-hati dengan memperhatikan kondisi cuaca saat tengah berlayar, untuk mencegah peristiwa yang sama berulang di waktu mendatang. ”Kami harapkan semua dapat memperhatikan kondisi cuaca dan kepada ABK kami sampaikan selamat sampai ditujuan dan berkumpul kembali dengan keluarga,” ujarnya.

Sebelumnya, musibah di laut terjadi di sekitar perairan Bali Utara, tepatnya 18 mil laut dari Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak. KM Cahaya Nirmala II karam setelah dihantam badai dan ombak setingi tiga meter di laut Bali,Senin (11/9) sekitar pukul 00.45 wita dini hari membawa delapan ABK yang semuanya dalam kondisi selamat.Kedepalan pelaut itu selamat setelah sebuah kapal tag boat pengangkut batu bara sedang melintas di lokasi karamnya kapal.