Diposting : 11 August 2017 22:16
Djoko Purnomo - Bali Tribune
KONI
Keterangan Gambar: 
JUARA UMUM – Ketum KONI Denpasar IB Tony Astawa (dua dari kiri) saat memimpin rapat koordinasi didampingi Sekum Erwin Suryadarma (kanan) dan Wasekum Made Darmiasa (kiri).

BALI TRIBUNE - KONI Kota Denpasar bertekad merebut juara umum Porprov Bali XIII yang akan dilaksanakan September 2017 mendatang di Gianyar. Pasalnya, Denpasar sudah beberapa kali penyelengaraan multi event olahraga dua tahunan terbesar di Bali ini, belum bisa merebut tahta juara umum.

Ketua Umum KONI Kota Denpasar, IB Tony Astawa didampingi Sekretaris Umumnya, Made Erwin Suryadarma Sena dan Humas KONI Denpasar Dewa Gede Rai, di sela-sela rapat pantia Porprov di kantor KONI setempat mengatakan, juara umum Porprov Bali XIII nanti menjadi target Kota Denpasar. Karena Porprov Bali XII/2015 di Buleleng, kontingen Kota Denpasar hanya menempati runner up.

“Sehingga pada Porprov Bali di Gianyar kami akan berusaha memberikan prestasi terbaik kepada masyarakat Kota Denpasar. Sesuai harapan kita, masyarakat dan pemerintah ingin meraih juara umum, karena beberapa tahun tidak pernah digapai,’’ kata Tony Astawa.

Tony Astawa menjelaskan, pihaknya di Porprov Bali XIII akan mengikuti 34 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dengan menerjunkan 771 atlet dan 224 ofisial, ditambah dua cabor eksebisi. Meski ada beberapa cabor yang mendulang medali emas di Buleleng tidak dipertandingkan, namun ia tetap optimis cabor lainnya akan memberi kontribusi medali emas lebih di Porprov Bali nanti.

”Para atlet sudah melakukan tes fisik kedua dan menyatakan kesiapannya berlaga di arena Porprov Bali nanti. Mereka sudah fokus menjalankan program pelatihan dalam TC Desentralisasi yang dilakukan selama empat bulan,’’ ujar Tony Astawa.

Lebih lanjut Tony Astawa mengemukakan, seminggu akan bertanding di medan laga, para atlet akan masuk TC Sentralisasi dipusatkan di sejumlah hotel di Denpasar Timur dan Sanur. Perkembangan prestasi atlet akan terus dipantau selama menjalani TC Sentralisasi. Kalau selama TC ada prestasi atlet stagnan atau tidak ada peningkatan akan diserahkan penangannya ke masing-masing cabor.

”Kami akan serahkan kebijakan ke masing-masing cabor, apakah masih bisa ditingkatkan prestasinya. Kami harapkan waktu tersisa sebulan ini para atlet mampu mempertahankan kebugaran fisiknya,’’ ucapnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan memberikan motivasi kepada pelatih dan ofisial dari masing-masing cabor dua orang akan dilaksanakan di salah satu wisma di Sanur pada  26-27 Agustus mendatang. Tujuannya untuk memberi pelatihan dan dukungan motivasi dengan mendatangkan motivator profesional dari Jakarta dan atlet senior yang sudah berpengalaman. Seperti mantan atlet tinju nasional IGM Adi Swandana dan I Gusti Oka Sulaksana. ”Kami melaksanakan kegiatan ini guna menjalin keakraban antara pengurus KONI dengan pengurus cabor untuk semakin meningkatkan konsolidasi menjelang Porprov Bali di Gianyar,’’ papar Tony Astawa.