Diposting : 30 May 2017 19:14
Djoko Purnomo - Bali Tribune
AA Lan Ananda
Keterangan Gambar: 
AA Lan Ananda

BALI TRIBUNE - Kontingen Porprov Kota Denpasar dipastikan tanpa atlet taekwondo ke ajang Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, September mendatang. Tidak dikirimnya cabor taekwondo tak lepas dari berbagai persoalan yang mendera Taekwondo Indonesia (TI) Kota Denpasar.

Informasi tersebut berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan Pengprov TI Bali bernomor 055/Pengprov TI Bali.2/V/2017 tertanggal 24 Mei 2017.

"Surat itu juga telah ditembuskan secara resmi kepada Ketum KONI Bali, Panpel, Technical Delegate (TD) dan tentunya KONI Denpasar. Sehingga semua pihak sudah paham dan siap dengan ketidakikutsertaan TI Denpasar pada event kali ini," ujar Ketum Pengprov TI Bali  AA Ngurah Lanang Ananda, Senin (29/5).

Lan Ananda menambahkan absennya TI Denpasar tidak akan mempengaruhi terhadap pelaksanaan Porprov Bali kali ini. Hanya, absennya itu tentunya mempengaruhi perolehan medali kontingen Denpasar. "Mudah-mudahan setelah terbentuknya kepengurusan TI Denpasar yang definitif nanti, mereka dapat kembali mengirimkan atletnya pada Porprov 2019. Dan kami harapkan akhir Agustus mendatang atau sebelum Porprov Bali, TI Denpasar sudah bisa mengadakan Muskot untuk pemilihan Ketua Pengkot yang definitif," tegasnya.

Menanggapi adanya isu bahwa Denpasar tetap mengirimkan tim cabang olahraga taekwondo, Lan mengatakan dirinya tidak mengetahui hal tersebut.  Namun ia yakin bahwa hal tersebut hanyalah isu yang dihembuskan oleh pihak yang tidak mengerti aturan keolahragaan. "Bagaimana KONI (Denpasar) mau mengirim, sedangkan induk cabornya menyatakan tidak ikut. Otomatis rekomendasi dari pengprov pasti tidak bisa didapat. Lebih baik kita fokus untuk mensukseskan Porprov Bali itu ketimbang menanggapi isu tersebut," ujarnya.

Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah, Ketua Pengkot TI Denpasar Komarudin Bukhori menyatakan bahwa memang benar Taekwondo Denpasar tidak mengirimkan atletnya ke Porprov Bali dan sudah mengetahui surat keputusan tersebut. Menurutnya, TI Denpasar saat ini hanya fokus dalam event Porsenijar Bali pada Juni mendatang.

"Porprov Bali tahun ini tidak ada dalam agenda. Sekarang hanya fokus bagaimana bisa meraih juara umum di Porsenijar Bali," tandas Komarudin.