Bali Tribune, Sabtu 19 Agustus 2017
Diposting : 5 August 2017 11:01
San Edison - Bali Tribune
Presiden Joko Widodo
Keterangan Gambar: 
BUKA RAPIMNAS - Presiden Joko Widodo (Jokowi), memukul gong sebagai simbol membuka secara resmi Rapimnas Partai Hanura, di The Stone Hotel Kuta, Badung, Jumat (4/8).

BALI TRIBUNE - Partai Hanura menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I di The Stone Hotel, Kuta, Badung, Jumat (4/8). Rapimnas itu dihadiri dan dibuka Presiden Joko Widodo ditandai pemukulan gong. 

Dalam Rapimnas, Jokowi kembali mendapatkan dukungan dari Partai Hanura untuk tampil sebagai Capres pada Pilpres 2019 mendatang. Mantan Wali Kota Solo itu pun mengapresiasi dukungan tersebut, meski juga menegaskan sikapnya tetap fokus bekerja.

"Setiap partai mempunyai hak untuk menyampaikan pandangannya dan dukungannya kepada siapa pun. Itu adalah hak partai," ujar Jokowi, di The Stones Hotel Kuta, Badung, usai pembukaan Rapimnas I Partai Hanura.

Jokowi mengatakan, siapa pun berhak mendeklarasikan dukungan. Dan secara pribadi, ia tidak akan melarang siapa pun yang memberikan dukungan kepadanya.  Meski begitu, Jokowi enggan berkomentar banyak ketika ditanya soal pencapresan pada Pilpres 2019. Ia mengaku hanya ingin menjalankan pemerintahan dan menunaikan program yang sudah dicanangkan.

Saat bersamaan, ia mengaku akan terus berkomunikasi dengan semua partai politik. Dia berharap komunikasi tersebut dapat membantu pembangunan negara. "Komunikasinya baik, beriringan. Setiap kebijakan tentu akan dimudahkan. Karena kami bisa segera memutuskan, segera bisa melaksanakan, dan tentu juga diawasi," tandasnya. 

Dukung Jokowi  

Sebelumnya, Partai Hanura mendeklarasikan Joko Widodo sebagai Capres pada Pilpres 2019 mendatang. Deklarasi disampaikan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), setelah 34 DPD Partai Hanura secara bulat memberikan dukungan kepada Jokowi.

"Kamis (3/8) malam, saya bertemu 34 ketua DPD Hanura seluruh Indonesia dan mereka sepakat mencalonkan Joko Widodo sebagai calon Presiden 2019-2024," kata OSO, Jumat (4/8).

Deklarasi dukungan itu, merupakan yang kedua dilakukan Hanura. Sebab sebelumnya dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada Desember 2016, juga telah dideklarasikan dukungan terhadap Jokowi untuk Pilpres 2019.

"Kami diminta membacakan (kembali) sikap peserta seluruh Partai Hanura dari 34 provinsi, untuk mencalonkan kembali Pak Joko Widodo sampai 2024," ujar OSO, di hadapan Presiden Jokowi yang hadir dalam acara pembukaan Rapimnas Partai Hanura ini. 

Pada kesempatan itu, OSO juga memuji sikap pemerintah yang tegas untuk membubarkan organisasi masyarakat yang anti-Pancasila. Dia mengatakan akan ikut mengawal pemerintah.

"Oleh karena itu secara khusus Fraksi Hanura, mendukung dan mengawal Perppu Nomor 2 Tahun 2017 sebagai perubahan dari Perppu Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat," ujar OSO.

Ketua DPD RI ini menambahkan, sikap partai terhadap Pancasila adalah final sebagai ideologi bangsa. Partai Hanura, demikian OSO, tidak akan gentar mendukung pemerintah mengenai hal tersebut. "Pemerintah jangan takut. Bagi Hanura, ideologi Pancasila adalah final. Dan membubarkan ormas anti-Pancasila adalah tindakan yang konstitusional," tegasnya.

OSO menyebut, Partai Hanura akan menjadi partai yang setia terhadap pemerintah. "Sebagai partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan, tidak akan pernah melakukan perbuatan-perbuatan yang bersifat menjegal teman, apalagi menggunting dalam selimut. Iya dong kalau berteman itu harus tulus ikhlas, tidak boleh ada selingkuh," ucapnya. 

OSO berjanji akan tetap mendukung pemerintah. Dirinya menyatakan bila pemerintah masih bekerja untuk rakyat, Partai Hanura akan terus mendukung. "Ini rakyat Indonesia 250 juta melihat kita ini hari. Selama pemerintah masih tetap berjalan di rel yang berhati nurani, maka Hanura tidak akan membiarkan pemerintah berjalan sendiri," kata OSO.

OSO kemudian menggarisbawahi alasan Partai Hanura mendukung Jokowi, karena positifnya kemajuan pembangunan. "Kita memang konsisten dari semenjak dia jadi presiden dan sampai sekarang. Dan kita lihat sekarang pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terjadi. Maka kita konsisten mendukung dia sampai Pilpres 2019 yang akan datang," tegas OSO.

Meninggal 

Seorang peserta Rapimnas Partai Hanura, Drs Thamrin Usman (65) ditemukan tewas di warung makan Kalazan depan Joger, Jalan Raya Kuta, Nomor 195, Kuta, Jumat (4/8) pukul 15.30 Wita.

Informasi yang dihimpun Bali Tribune mengatakan, korban asal Bekasi ini datang ke warung  dengan kondisi dituntun oleh istrinya.
Sesampainya di warung, korban duduk bersebelahan dengan istrinya, selanjutnya istri korban memesan minum air kelapa muda.

"Setelah minuman disajikan, saat minuman diambil oleh istri lalu diletakkan di atas meja, kemudian sang istri korban pergi keluar menuju toko baju sebelah untuk berbelanja," tutur sumber.

Selang 5 menit istri korban kembali dan duduk di samping korban tiba-tiba istrinya berteriak minta tolong bahwa suaminya pingsan. "Posisi korban tertunduk di atas tangan istrinya, kemudian karyawan rumah makan berusaha menolong korban dengan membantu merebahkan tubuh korban di lantai dengan alas matras," kata sumber petugas Polsek Kuta mengutip katerangan karyawan dan istri korban.

Kemudian, korban direbahkan sempat bernapas sebanyak dua kali namun napasnya hilang.

Kapolsek Kuta I Wayan Sumara membenarkan kejadian tersebut.  Menurut pengakuan istri, sang suami yang merupakan Anggota DPRD Bekasi (Fraksi Hanura), memiliki riwayat sakit jantung. "Karena itu korban diduga tewas karena serangan jantung. Jenazah korban dibawa ke Kamar Jenazah RSUP Sanglah menggunakan mobil ambulan untuk di lakukan visum," tuturnya.son/