Bali Tribune, Rabu 13 Desember 2017
Diposting : 18 May 2017 17:42
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
BALEGANJUR
Keterangan Gambar: 
BALEGANJUR – Sebanyak 20 sekaa baleganjur se-Kota Denpasar memeriahkan peringatan Serangan Umum Kota Denpasar, Rabu (17/5) di simpang Patung Catur Muka. Aksi mereka mendapat sambutan positif warga kota.

BALI TRIBUNE - Sebanyak 20 sekaa baleganjur memeriahkan parade baleganjur serangkaian peringatan Serangan Unum Kota Denpasar, Rabu (17/5) di kawasan Patung Catur Muka Denpasar. Parade Baleganjur  ini dibuka Wakil Walikota IGN Jaya Negara  melibatkan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Denpasar.

"Peringatan Serangan Umum Kota Denpasar menjadi agenda rutin Pemkot Denpasar yang juga  digelar Parade Baleganjur melibatakan Sekaa Teruna," ujar Wakil Walikota I GN Jaya Negara.

Lebih lanjut dikatakan, pelaksanaan kegiatan ini melibatkan langsung LVRI Kota Denpasar dalam kegiatan sosial, hingga kegiatan budaya.Diharapkan dalam kegiatan ini di samping memupuk rasa nasionalisme dengan peristiwa heroik Serangan Umum Kota Denpasar, namun juga memberikan wadah kreativitas seni dan budaya kepada generasi muda.

Ketua LVRI Kota Denpasar, Jero Wilaja mengatakan peringatan Serangan Umum Kota Denpasar diisi berbagai tabur bunga di Monumen Operasi Lintas Laut, penyerahan bingkisan kepada 100 orang veteran, tirtayatra, pemberian penghargaan kepada empat orang veteran hingga kegiatan para budaya melibatakan sekaa baleganjur dari tingkat desa, hingga Sekaa Teruna. "Kami mengucapkan terimaksih kepada Pemkot Denpasar yang telah memfasilitasi berbagai kegiatan dan memberikan perhatian kepada para veteran di Kota Denpasar," ujarnya.

Sementara Kabag Kesra Setda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram mengatakan parade Baleganjur menjadi kegiatan rutin dengan keterlibatan peserta akan ditetapkan 8 sekaa terbaik dalam Parade Baleganjur Tahun ini. "Kegiatan berlangsung selama dua hari dari tanggal 17-18 Mei mendatang dan diharapkan kegiatan ini dapat memberikan ruang kreativitas serta pelestarian seni dan budaya di Kota Denpasar," ujarnya.