Diposting : 29 August 2018 14:39
I Made Darna - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Salah satu bentuk pengembangan agro di daerah lain.
BALI TRIBUNE - Pada Tahun 2019 nanti Bupati Badung melalui Badan Litbang akan menyusun Master Plan pembangungan dan pengembangan Agro Techno Park di Kecamatan Petang yang terintegrasi dan konperhensif.
 
Itu ditegaskan Kabalitbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara ketika mewakili Bupati Badung dalam acara simakrama dengan tokoh masyarakat dan pemuda Desa Belok/Sidan di Wantilan Banjar Selantang yang difasilitasi oleh Mahasiswa KKN Universitas Udayana, Minggu (26/8).
 
Dalam kesempatan tersebut Suambara memaparkan tentang konsep masyarakat dalam pembangunan yang berbasis kepada sumber daya pemberdayaan alam dikaitkan dengan pembangunan sektor pariwisata. Dijelaskannya pula bahwa saat ini Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung mendapat tugas dari Bupati Badung untuk membuat kajian Rencana Pembangunan Agro Techno Park di Kecamatan Petang. Bupati Badung meminta kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan agar merumuskan konsep-konsep yang bersifat terobosan mengembangkan wilayah kecamatan Petang dengan berbasis kepada sektor pertanian sehingga dapat menjadi daya tarik Pariwisata dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani. "Lakukan kegiatan-kegiatan yang dapat membanggakan petani untuk menjadi petani dengan penghasilan yang lebih baik tumbuh kembangkan kembali dan perkuat kepercayaan petani kepada pemerintah, demikian arahan Bupati Badung," kata Suambara.
 
Gagasan tersebut mendapat sambutan yang cukup positif sebagaimana diungkapkan oleh Perbekel Belok/Sidan seraya meminta bantuan pemerintah untuk memberikan bantuan bibit tanaman kopi. Suambara berjanji akan meneruskan permintaan tersebut kepada Dinas Pertanian Kabupaten Badung dan disampaikan pula bahwa Agrobisnis kopi akan menjadi langkah awal dalam pengembangan Agro Techno Park di wilayah Petang. Pemerintah Kabupaten Badung kini tengah bernegosiasi dengan pihak swasta agar menyerap seluruh hasil perkebunan kopi di wilayah Kecamatan Petang. Dia berharap petani tidak lagi menjual kopi dengan harga murah kepada para tengkulak. "Saya minta waktu dalam beberapa bulan kedepan ini untuk merumuskan kerjasama para petani kopi dengan pihak swasta tersebut. Pada Tahun 2019 nanti Bupati Badung melalui Badan Litbang akan menyusun Master Plan pembangungan dan pengembangan Agro Techno Park di Kecamatan Petang yang terintegrasi dan konperhensif," ungkapnya.