Bali Tribune, Rabu 13 Desember 2017
Diposting : 22 July 2016 12:31
I Made Darna - Bali Tribune
lomba
Keterangan Gambar: 
LOMBA BALITA - Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta bersama Ketua Gatriwara Badung Ny. Ayu Parwata, Ketua DWP Badung Ny. Kompyang R. Swandika disaat menghadiri Lomba Balita Indonesia dan Ibu Asi se-Kabupaten Badung yang bertempat di Wantilan Jaba Pura Lingga Bhuana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis (21/7).

Mangupura, Bali Tribune

Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Badung mengadakan Lomba Balita Indonesia (LBI) dan Ibu Asi se-Badung bertempat di Wantilan Jaba Pura Lingga Bhuana Pusat Pespuem Badung, Kamis, (21/7). Acara ini diikuti bayi dan balita yang berasal dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Badung.

Hadir Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Badung Ny. Ayu Parwata, Ketua DWP Badung Ny. Kompyang R. Swandika, Kadis Kesehatan Badung Putra Suteja serta dinas terkait di Lingkungan Pemkab Badung.

Kadiskes Badung dr. Gede Putra Suteja mengatakan, kegiatan lomba ini disamping untuk pencanangan Badung sehat juga dapat mempercepat penurunan angka kesakitan dan angka kematian Bayi, sekaligus meningkatkan status gizi balita yang pada akhirnya akan meningkatkan status masyarakat tingkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Badung.

Sementara itu, Ny Seniasih Giri Prasta mengatakan, lomba Balita Indonesia (LBI) dan Ibu Asi se-Badung merupakan langkah awal untuk menwujudkan Badung sehat dan kuat. “Kita akan memilih bayi dan balita sehat yang terbaik untuk menjadikan Badung yang sehat dan kuat,” tegasnya.

Adapun penilaian, dilakukan dengan beberapa kategori, baik dari kesehatan maupun asupan gizi kepada anak. Yang paling utama yang mendapat penilaian adalah keaktifan orangtua membawa bayi dan balitanya ke pos pelayanan terpadu (posyandu).

Bayi dan balita dalam grafik pertumbuhannya disampaikan Seniasih juga harus terus mengalami peningkatan, sesuai panduan pada kartu menuju sehat (KSM) ibu dan anak. “Ada tahapan penilaian yang tim penilainya dari dokter umum, dokter gigi, dan ahli gizi,” terang Seniasih.

Dalam lomba ini, dijelaskannya, bayi dan balita yang dapat mengikuti penilaian adalah anak yang sehat secara usia dan tumbuh kembangnya. “Karena ini program Badung sehat jadi yang mengikuti lomba adalah bayi dan balita yang sehat,” tandasnya.