Diposting : 12 June 2018 16:59
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
SANTUNAN - foto bersama usai penyerahan santunan kepada anak-anak yatim di Panti Asuhan Dharma Jati II Denpasar
BALI TRIBUNE - Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Bali dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusra, Senin (4/6) menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim di Panti Asuhan Dharma Jati II Denpasar. Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra, Hizbullah mengatakan bahwa anggota FKLJK ini yakni dari seluruh bank yang ada di Bali, perusahaan asuransi, BPR, pasar modal, perusahaan pembiayaan pegadaian, BPJS, Taspen dan lainnya.
 
Dia menyebutkan, FKLJK Bali memiliki hampir 500 anggota. Dalam rangka bulan Ramadhan, sebagai aksi sosial seluruh anggota FKLJK Bali mengumpulkan sejumlah dana yang disumbangkan kepada 500 anak yatim dari 10 panti asuhan di Bali. "Dana yang terkumpul untuk kegiatan sosial FKLJK bertepatan bulan Ramadhan ini lebih dari Rp 100 juta.
 
Dikatakan Hizbullah, selama bulan puasa penyaluran santunan dilakukan secara bertahap hingga akhir Ramadhan. "Jadi selama Ramadhan tahun ini Rp 100 juta lebih dana bantuan yang disalurkan untuk anak-anak yatim dari semua umat baik itu Muslim, Hindu, Nasrani," sebut Hizbullah.
 
Menurutnya, kegiatan sosial ini rutin dilakukan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut kata dia karena indusri jasa keuangan di Bali ingin berbagi dengan anak-anak yatim di pulau ini. "Penyaluran santunan ini biasanya disaat momen Ramadhan. Dengan tujuan sosial untuk berbagi kepada anak yatim saat menghadapi hari raya. Bantuan yang diberikan kepada anak-anak Muslim bisa digunakan untuk hari raya dan yang Hindu bisa untuk membeli perlengkapan sekolah," terangnya.
 
Sementara itu pendiri Panti Asuhan Dharma Jati II, Wayan Nika bersyukur dengan adanya santunan yang disalurkan oleh FKLJK Bali dan OJK Regional 8 Bali Nusra. Mantan guru Agama Hindu ini mendirikan panti asuhan tersebut pada tahun 1985 silam. Saat ini pihaknya mengasuh sebanyak 70 orang anak asuh dari pendidikan TK hingga program Doktor (S3).