Diposting : 18 May 2019 16:13
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Bali Tribune/ AJAK - Bupati Suwirta mengajak masyarakat gotong royong untuk memerangi kemiskinan.
balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Ny. Ayu Suwirta didampingi Camat Banjarangkan Ida Bagus Ketut Mas Ananda menghadiri acara Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI tahun 2019, di Banjar Dinas Petapan, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Jumat (17/5).
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kabupaten Klungkung I Wayan Suteja dalam laporannya menyatakan, Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat adalah kegiatan gotong royong masyarakat dalam satu bulan penuh yang merupakan akumulasi kegiatan gotong royong selama sebelas bulan. BBGRM diselenggarakan di setiap desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Klungkung, BBGRM diselenggarakan selama satu bulan pada bulan Mei Setiap tahun dengan menggunakan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat. 
 
Dengan memperoleh dukungan/bantuan dari Departemen, lembaga pemerintah non departemen. Penyelenggaraan BBGRM di Desa/Kelurahan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan lembaga kemasyarakatan, yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Padat Karya Tunai. Adapun jenis bidang-bidang kegiatan yang dilakukan antara lain, bidang kemasyarakatan, bidang ekonomi, bidang social, budaya dan agama, dan bidang lingkungan. Pada saat melakukan monitoring dan evaluasi dilakukan secara berjenjang dari tingkat Pusat, Provinsi, kabupaten, Serta Kecamatan, dan pelaporan juga dilakukan secara berjenjang dari tingkat Desa/kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pusat. Segala pendanaan yang berkaitan dengan persiapan dan pelaksanaan kegiatan BBGRM yang dilaksanakan oleh pemerintah dibebankan kepada APBD, APBDesa, serta swadaya masyarakat.
 
BBGRM 2019 yang dipusatkan di Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan ini mengambil kegiatan yakni berupa kegiatan pembangunan/ rehabilitasi/peningkatan/pengerasan jalan lingkungan pemukiman dengan nilai fisik Rp 50.084.000 dengan menggunakan dana Desa. Waktu pelaksanaan 30 hari, menggunakan pola kegiatan Swakelola. BBGRM ini mengambil tema Dengan bulan Bhakti Gotong Royong masyarakat XVI tahun 2019 Kita Dayagunakan Peran lembaga Kemasyarakatan Desa Sebagai Mitra Pemerintah Desa untuk mewujudkan Nangun Sat Kerthi Loka Bali. 
 
Bupati Suwirta menyampaikan bahwa kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong yang dikaitkan dengan Padat Karya Tunai merupakan kegiatan yang dapat mengingatkan kita semua tentang pentingnya arti gotong royong bagi kehidupan bermasyarakat. Bupati Suwirta mengingatkan kegiatan Gotong royong bukan hanya mengenai menyapu, mencabut rumput, atau gotong royong dibanjar, kegiatan Gotong royong juga dapat dilakukan dengan melakukan gotong royong untuk memerangi kemiskinan, dan pemberdayaan.
 
Bupati Suwirta membuka kegiatan Pencanangan BBGRM XVI tahun 2019 secara simbolis dengan memukul kentongan dan memotong pita, serta menyerahkan secara simbolis alat gotong royong kepada perwakilan masyarakat Desa Aan. uni