Bali Tribune, Selasa 23 Januari 2018
Diposting : 26 December 2017 19:44
Made Ari Wirasdipta - Bali Tribune
Gubernur
Keterangan Gambar: 
Band Legendaris Bali Crazy Horse saat beraudensi dengan Gubernur Made Mangku Pastika di Jaya Sabha, Senin (25/12) kemarin.

BALI TRIBUNE - Kondisi pariwisata Bali yang terpengaruh oleh erupsi Gunung Agung mendapat simpati dari berbagai kalangan, termasuk artis musisi Bali. Oleh karena itu musisi Bali berencana membuat event promosi sebagai bagian dari upaya recovery pariwisata Bali sekaligus menunjukkan kepada dunia luar kalau Bali sangat aman untuk dikunjungi.

 

Hal ini terungkap saat Gubernur Bali Made Mangku Pastika menerima kunjungan Band Legendaris Bali Crazy Horse di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Senin (25/12) kemarin.

Frontman Band Crazy Horse, Benny Sugiharto mengatakan, kondisi pariwisata Bali memiliki multiplier efek kemana-mana termasuk kepada artis musisi Bali. Oleh karena itu pihaknya ingin berpartisipasi untuk menunjukkan kepada dunai kondisi Bali yang sebenarnya.

“Kami mau menunjukkan apa yang dimiliki Bali dan bagaimana masyarakat Bali tetap tersenyum menghadapi kondisi apapun,” ujarnya.
Selain musisi, acara ini direncanakan juga dimeriahkan dengan pementasan kesenian dan pameran kuliner selama sehari penuh. Menurutnya kuliner dari semua daerah Bali akan ditampilkan dalam event ini.
 
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik rencana event seni yang akan diselenggarakan musisi Bali ini. Meskipun ia menilai kondisi pariwisata Bali sudah berangsur pulih dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah, termasuk terakhir dengan kunjungan Presiden RI  Joko Widodo ke Bali, Pastika mendukung acara ini sebagai momentum recovery pariwisata Bali.
 
Menurutnya berbagai upaya untuk menjelaskan kondisi Bali yang sebenarnya tetap diperlukan sebagai bagian promosi pariwisata tanpa harus menonjolkan isu Gunung Agung. “Saya pikir soal Gunung Agung sudah selesai dengan berbagai kebijakan yang dibuat pemerintah, mari kita promosikan Bali dengan isu-isu yang lain, yang menunjukkan Bali baik-baik saja,” ujar Pastika.

Pastika berharap event ini bisa diselenggarakan secepatnya. Berdasarkan hasil audensi event ini rencananya akan digelar pada minggu ke-3 bulan Januari 2018 mendatang.