Bali Tribune, Senin 23 Juli 2018
Diposting : 19 August 2017 15:14
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Madura FC
Keterangan Gambar: 
MENANG – Tatan Djani (dua dari kanan) berjanji akan merebut poin sempurna saat menjamu Madura FC di Lapangan Gelora Samudera Kuta, Sabtu sore ini.

BALI TRIBUNE - Kontestan Liga 2 PS Badung wajib memenangkan laga melawan Madura FC, di Lapangan Samudera Kuta, Sabtu (19/8) jika ingin peluangnya tetap terbuka maju ke putaran berikut. Sebab, laga sore ini adalah terakhir bagi Laskar Keris—julukan PS Badung bertanding di kandang sendiri.

“Wajib hukumnya menang pada laga terakhir di kandang sendiri melawan Madura FC, kalau tidak maka peluang maju ke babak berikutnya tipis,” ujar asisten manajer PS Badung Tatan Djani di Kuta, Jumat (18/8).

Ia kembali mengingatkan, dari tujuh tim di Grup 7, PS Badung berada di peringkat 4 dengan nilai 12, sedangkan Madura FC di puncak klasemen dengan nilai 19. Dengan meraup tiga poin di kandang sore ini, kata Tatan, maka PS Badung kemungkinan besar tetap bertahan di peringkat keempat dan akan menjalani babak ply off.

Madura FC sendiri dalam laga hari ini tanpa diperkuat dua andalannya, yakni Okto Maniani dan M. Yusuf.Meski demikian,Tatan tetap tidak memandang remeh lawannya itu, apalagi saat leg pertama di Sumenep, PS Badung menyerah 0-2."Tapi untuk laga besok tidak ada istilah seri apalagi kalah," imbuhnya.

Dari hitung-hitungan di klasemen, jika PS Badung mampu mengatasi Madura FC, posisinya tetap tidak berubah, sekalipun posisi tiga sementara yakni Celebest FC kalah, karena poin mereka akan sama (15 poin). Bahkan, jika Celebest FC gagal meraup poin, PS Badung tetap tak bisa menyalip karena kalah selisih gol dan juga head to head.

"Kami tidak melihat kekurangan tim lawan. Pertandingan nanti ibarat final bagi kami.Main di kandang akan kami manfaatkan sebaik-baiknya," ujarnya.

Sementara di kubu Madura FC, menatap laga ke-11nya, bakal tampil all out.Bahkan, saking ingin mengincar poin penuh, pihak Madura FC telah berada di Kuta sejak seminggu lalu.Hal ini tentunya untuk recovery serta adaptasi lapangan dan cuaca di Bali.

"Datang seminggu sebelum laga adalah salah satu bukti keseriusan kami untuk mencuri poin. Posisi atas yang sementara dihuni Madura FC memang rawan disalip oleh tim di bawah kami. Apalagi penyisihan grup tinggal beberapa pertandingan lagi.Jadi tiga poin adalah harga mati," ujar asisten pelatih Madura FC Nurhasyim sembari berharap laga hari ini bisa berjalan sportif dan sesuai rule of the game.

Soal absennya dua pemain andalannya yakni Okto Maniani yang notabene eks pemain timnas ini serta M. Yusuf diakuinya sedikit mengurangi kekuatan.Untuk menambal celah itupun, pihaknya sudah menyiapkan pelapis."Sayang sekali Okto dan Yusuf tak bisa tampil karena cedera. Tapi itu tak jadi masalah, kami sudah siapkan alternatifnya," tandasnya.