Diposting : 9 July 2019 11:20
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune/ Sigit Herdiyanto
balitribune.co.id | Kuta - Selama periode Januari-Juni 2019 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat telah melayani 11,1 juta penumpang dan 74 ribu pergerakan pesawat udara. PTS. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sigit Herdiyanto dalam siaran persnya, Senin (8/7) menyebutkan jumlah pergerakan penumpang periode tahun ini mengalami kenaikan 0,4% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 lalu. 
 
Menurut dia, secara umum terjadi penurunan pada jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang melalui terminal domestik yaitu masing-masing sebesar 22% dan 15%. Namun hal ini diikuti kenaikan jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang dari rute internasional yaitu masing-masing sebesar 13% dan 8%. 
 
Pergerakan pesawat mengalami penurunan sebesar 5% jika dibandingkan dengan statistik pada periode yang sama di tahun 2018 lalu, dengan perbandingan 74.348 pergerakan di tahun 2019, sedangkan 78.054 pergerakan pada 2018. 
 
"Meskipun kenaikan jumlah penumpang selama 6 bulan pertama hanya 0,4%, namun secara khusus di bulan Juni lalu, terdapat catatan yang sangat positif pada pencatatan pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat udara, terutama pada rute domestik,” sebut Sigit.
 
Pada Juni lalu, tercatat jumlah penumpang mencapai 2,1 juta jauh di atas rata-rata jumlah penumpang bulanan selama lima bulan pertama tahun 2019 ini, yang mencapai 1,8 juta penumpang per bulannya. 
 
“Secara khusus, jumlah penumpang rute domestik pada Juni 2019 mengalami kenaikan yang sangat drastis jika dibandingkan dengan rata-rata jumlah penumpang domestik pada lima bulan pertama tahun 2019. Pada bulan Juni, kami mencatat jumlah penumpang domestik mencapai 956.110 jiwa, sedangkan rata-rata jumlah penumpang domestik pada lima bulan pertama adalah 740.690 jiwa. Dari situ, terdapat pertumbuhan yang cukup tinggi yaitu sekitar 29%,” jelas Sigit. 
 
Lebih lanjut dia menyampaikan, jika dibandingkan dengan jumlah penumpang domestik yang dilayani pada Mei 2019 yang sebanyak 612.293 penumpang, pada  Juni lalu terjadi lonjakan pertumbuhan penumpang domestik sebesar 56%.
 
Sedangkan untuk rute internasional, tercatat sebanyak 1,19 juta penumpang keluar masuk Pulau Bali pada Juni 2019 atau 12% lebih tinggi dari rata-rata jumlah penumpang bulanan selama lima bulan pertama tahun 2019. Catatan penumpang rute internasional pada bulan Juni ini juga merupakan angka tertinggi sepanjang enam bulan pertama tahun 2019.
 
Sementara itu, pergerakan pesawat udara rute domestik pada Juni 2019 juga mengalami pencatatan yang sama, yakni terdapat pertumbuhan sebesar 13% dan internasional 2% jika dibandingkan dengan rata-rata jumlah pergerakan lima bulan pertama tahun ini. Hal tersebut dikarenakan momen libur panjang Lebaran dan liburan sekolah serta musim panas untuk wisatawan asing. 
 
“Dengan angka catatan statistik yang sangat bagus di bulan Juni lalu, kami berharap tren ini akan terus berlanjut ke depannya, terutama dalam catatan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat udara,” harapnya. 
 
Seperti diketahui selama semester pertama tahun 2019 ini, terdapat beberapa maskapai penerbangan yang membuka rute penerbangan baru, baik rute domestik maupun rute internasional. Diantaranya maskapai anggota Lion Air Group asal Malaysia Malindo Air yang membuka rute penerbangan baru Adelaide – Bali pada pertengahan bulan April lalu. Sedangkan maskapai berbiaya murah asal Vietnam, VietJet Air, resmi membuka rute penerbangan baru dengan rute Ho Chi Minh City – Bali pada akhir bulan Mei.