Diposting : 14 May 2019 13:02
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali Tribune/ I Nengah Sudiartha
balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah judoka Bali kini terus berburu poin untuk memastikan tiket berlaga di PON XX/2020 Papua. Setelah sebelumnya mengumpulkan poin di kejurnas, kini judoka Bali kembali mempersiapkan diri untuk meraup poin di Yogyakarta.
 
“Pengumpulan poin yang paling dekat di kejurnas Kartika Cup yang telah ditentukan digelar di Yogyakarta pada 21-23 Juni mendatang. Masih ada judoka yang posisinya belum aman, dan harus mengumpulkan poin lagi, agar posisinya tak tersisih,” ucap Wakil Ketua Umum Pengprov PJSI Bali, Nengah Sudiartha, Senin (13/5).
 
Diuraikannya, sampai saat ini masih ada sekitar 2 kelas di putra dan 5 kelas di putri yang poinnya belum aman, meski sementara ini sudah posisi menuju lolos PON. Jika sampai gagal masuk tiga besar di Yogyakarta, maka akan bisa tergeser dan tersisih posisinya sehingga ke depannya bisa jadi tidak lolos PON Papua.
 
“Artinya untuk total 7 kelas tersebut para judoka di masing-masing kelas itu harus kerja keras mengamankan posisinya masing-masing dengan meraih poin bagus di Yogyakarta,” imbuhnya.
 
Bahkan, lanjut Sudiartha, masih ada  judoka yang belum sama sekali meraih poin namun sudah juara kejurnas dan menempati ranking 1 di nasional sesuai kelas spesialiasinya dan kini menghuni pelatnas.
 
Namun kalau judoka ini ikut dan juara sekali saja di kejurnas yang memiliki poin, kata Sudiartha, maka akan langsung lolos ke PON Papua.
 
Berangkat dari itulah, Sudiartha menegaskan jika penghuni 7 kelas itu prioritas bakal dikirim ke Yogyakarta agar bisa menambah poin jika berprestasi. Dan dirinya juga berharap kesuksesan bisa diraih 7 judoka tersebut.