Diposting : 17 October 2016 12:29
Made ari wirasdipta - Bali Tribune
bandara di tutup
Keterangan Gambar: 
Landasan di Bandara Ngurah Rai rawan retak belum ada upaya untuk melakukan pembenahan secara keseluruhan.

Tuban, Bali Tribune

Beredar kabar bahwa Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali mengalami penutupan selama dua jam pada Sabtu malam (15/10). Penutupan dimulai pukul 19.30 wita sampai dengan pukul 21.30 Wita.

Penutupan itu dilakukan lantaran petugas menemukan ada sejumlah aspal retak di landasan N7 sehingga harus diperbaiki. Kabarnya saat tim yang terdiri dari Staf Avsec, PPKPK, Otban dan Angkasa Pura I melaksanakan inspeksi rutin pada pukul 17.00 Wita sampai dengan pukul 17.15 Wita, ditemukan ada aspal yang retak sehingga runway harus diperbaiki.

"Ada perbaikan landasan di N7 karena mengalami aspal retak yang ditemukan pada saat Tim melakukan inspeksi rutin tadi sore," ujar petugas di bandara Ngurah Rai yang enggan namanya ditulis ini.

Penutupan runway ini sesuai Notam runway closed A3123/16 NOTAM Q) WAAF/QMRLC/IV/NBO/A/000/999/0845S11510E005. A) WADD, B) 1610151130, C) 1610151330, E) RWY 09/27 CLSD DUE TO WIP.

Karena mengalami perbaikan, menurut petugas tersebut sejumlah penumpang baik di terminal domestik maupun di terminal internasional mengalami penumpukan.

"Operasi Bandara Ngurah Rai normal menunggu perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu perbaikan selama 2 jam," ujar petugas tadi.

Dikonfirmasi seluruh pejabat dilingkup Angkasa Pura I Ngurah Rai tidak ada yang mau mengangkat telepon. Bahkan Humas PAP Ngurah Rai, Awalludin juga dihubungi sejumlah wartawan melalui sambungan telepon enggan menjawab.