Bali Tribune, Senin 18 Juni 2018
Diposting : 5 August 2017 11:20
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
K3S
Keterangan Gambar: 
KURSI RODA - Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, menyerahkan bantuan kepada lansia di Banjar Kepisah Desa Sumerta Kelod, Jumat (4/8).

BALI TRIBUNE - Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar blusukan meninjau langsung kediaman para disabilitas dan lansia di Kota Denpasar, Jumat (4/8). Dalam kunjungannya, K3S Denpasar memberikan bantuan  berupa sembako dan kursi roda.

Kunjungan pertama dilakukan tim K3S Denpasar di Banjar Kepisah Desa Sumerta Kelod. Di Banjar ini, Ketua K3S Denpasar, Selly Dharmawijaya Mantra tidak menyangka akan bertemu dengan  salah satu lansia Ketut Nyemblong (85) yang pernah merawatnya waktu kecil. Melihat kondisi tersebut, istri dari Walikota Denpasar ini pun langsung memberikan bantuan berupa kursi roda.

Menurut Ketut Nyemblong,  bantuan kursi roda ini akan sangat bermanfaat bagi dirinya dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kursi roda ini akan digunakan dalam kegiatan di banjar maupun kegiatan sehari-hari.

Penyerahan bantuan dilanjutkan dengan memberikan bantuan kepada para lansia dan disabilitas di kawasan kelurahan Panjer dan Kawasan Desa Kesiman Petilan. Bantuan yang diberikan yakni berupa sembako dan kursi roda.

Ketua K3S Denpasar, Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan bantuan yang diserahkan kali ini tak terlepas dari perhatian Pemkot Denpasar, bersama K3S Denpasar kepada para lansia, Rumah Tangga Miskin (RTM), dan Disabilitas di Kota Denpasar. Kegiatan yang mendatangi langsung kediaman lansia dan disabilitas, menurutnya untuk mengetahui lebih dekat kondisi kesehatan para lansia dan disabilitas.

"Tidak hanya menyerahkan bantuan, kegiatan ini kita lakukan untuk berkomunikasi bersama anggota keluarga serta memberikan dukungan bersama, yang nantinya diharapkan memberikan dampak positif bagi kesehatan para lansia dan disabilitas," ujarnya.

Dikatakan, dalam memberikan bantuan tak terlepas dari uluran tangan lembaga swasta, perbankan dan BUMN di Kota Denpasar melalui Coorporate Social Responsibility (CSR). Disamping itu juga tak terlepas dari pendataan dan informasi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) bersama kaling/kadus disetiap banjar. Sehingga dari pendataan ini benar-benar dapat menyentuh langsung kepada masyarakat, lansia dan disabilitas yang membutuhkan bantuan. “Sebagai mitra Pemkot Denpasar dalam kegiatan sosial mampu bersinergi bersama seluruh elemen masyarakat dalam menangani berbagai permasalahan sosial,’’ ujarnya.