Diposting : 22 September 2017 19:16
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
MAHA BANDANA
MAHA BANDANA - Pagelaran Seni Maha Bandana Prasada memeriahkan Peringatan Puputan Badung Ke-111 Tahun 2017 di Catus Pata Banjar Tainsiat, Rabu (20/9).

BALI TRIBUNE - Peringatan Puputan Badung Ke-111 Tahun 2017 dimeriahkan berbagai gelaran budaya di Kota Denpasar. Pembukaan Peringatan Puputan Badung, Rabu (20/9)  di Catus Pata Banjar Tainsiat dilakukan Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama penglingsir Puri Agung Denpasar AA Ngurah Oka Ratmadi ditandai peniupan sangkakala.

Sebelum pembukaan diawali dengan prosesi gebogan bunga, gema gong menghantarkan prajurit Puri Agung Denpasar, bendera Puri Agung Denpasar, dan Panji-panji Agung. Prosesi ini juga dipentaskan fragmentari Perang Puputan Badung yang diakhiri dengan penempatan keris pusaka Puputan Badung di depan monumen Cokorde Mantuk Ring Rana oleh Walikota Rai Mantra bersama Penglingsir Puri Agung Denpasar Cok Ratmadi.

Walikota Rai Mantra mengatakan peringatan Puputan Badung di Kota Denpasar telah menjadi agenda rutin tahunan yang juga berkolaborasi dengan Festival Puputan Badung dari warga Banjar Tainsiat, Desa Dangin Puri Kaja Kecamatan Denpasar Utara. "Hal ini menjadi peringatan tidak saja dari Pemkot Denpasar namun datang dari warga Banjar Tainsiat sebagai kawasan Perang Puputan Badung," ujar Rai Mantra.

Sementara Plt. Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Nyoman Sujati mengatakan ratusan seniman Denpasar terlibat dalam Mahabandana Prasada. Prosesi keris Pusaka Puputan Badung yang diawali dengan persembahan Fragmentari Perang Puputan Badung karya I Kadek Sumariasa dan I Ketut Lanus didukung Sanggar Sunari Denpasar dan Tim Kreatif Wahana Gurnita. Prosesi Keris Pusaka diawali dengan deretan gebogan bunga, gema Gong Beri, Bendera dan Panji-Panji Puri Agung Denpasar.

Prosesi ini, kata dia, diiringi gambelan Kendang Barung anak-anak Sanggar Siwer Nadi Swara, Suguhan Tari Rejang Renteng dan dilanjutkan dengan prosesi Grebek Aksara Persembahan Sanggar Maha Bajra Sandhi Denpasar.

"Perhelatan ini menjadi agenda rutin yang tahun ini mengambil tema Taksu Jna Murti Puputan adalah spirit Puputan Badung dan manifestasi dari Yang Maha Mengetahui Denpasar Menuju Kota Cerdas," ujarnya, sembari mengatakan prosesi pembukaan dilanjutkan juga dengan pagelaran Parade Gong Kebyar dan Gong Klasik Kota Denpasar di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung.