Bali Tribune, Senin 16 Juli 2018
Diposting : 18 September 2017 19:33
I Made Darna - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Aksi bersih-bersih kerikil oleh mahasiswa di jalan menuju kampus Unud bukit Jimbaran.

BALI TRIBUNE - Puluhan mahasiswa Universitas Udayana(UNUD) dari beberapa fakultas menggelar aksi ' Mari Bergerak' dengan melakukan bersih-bersih kerikil di sepanjang jalan raya Fakultas Pertenakan Unud. Desa Jimbaran. Kecamatan Kuta Selatan. Badung Bali. 

Aksi ini digelar karena seringnya pengguna jalan khususnya roda dua jatuh akibat ban selip oleh pasir dan kerikil. Bahkan korban harus dilarikan ke rumah sakit karena alami luka cukup serius.

Dewa Made Rama Prasetya, Ketua BEM Fakultas Pertenakan Unud, mengatakan bahwa aksi digelar karena sudah sering mahasiswa jatuh atau kepeleset saat berkendaraan ditempat ini hingga terjadi kecelakaan, selain itu masyarakat sekitar mengalami hal yang sama. 

" Jalan disini begitu licin, karena material kerikil dan pasir yang dimuat oleh truck-truck perusahan yang melewati jalan ini, sering berjatuhan hingga banyak kerikil. Aksi ini kita gelar karena kawan kami dari Fakultas Pariwisata dan Fakultas MIPA jatuh ditempat yang sama, dan masuk rumah sakit. Sebenarnya hal ini sudah terjadi sangat lama, ditempat ini sudah banyak yang jatuh," ucapnya 

Rama juga mengharapkan pada pemerintah terkait bahwa untuk memberikan alternatif lain bagi truck-truck perusahaan untuk melewati jalan lain. Karena menurutnya jalan raya fakultas Unud ini banyak orang berlalu-lalang, dan tanjakan yang cukup tinggi, bila ada kerikil dan pasir yang berserakan itu sangat berbahaya sekali bagi pengguna jalan.

" Melewati jalan disini harus,waspada  karena ada tingkungan yang menanjak. Apalagi kalau malam hari, di jalan ini, minimnya lampu jalan. Harapan saya Pemerintah terkait bisa memberi solusi bagi truck angkutan lain agar melewati jalur lain. Harusnya ini jalur aman, tapi karena kerikil berserakan jadi licin," ungkapnya.

Sementara I Gusti Ngurah Indra Kecapa, Kepala Biro Akademik Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Unud, yang ikut mendamping para mahasiswa bersih-bersih jalan raya Unud ini, menyampaikan sangat mengapresiasi respon dari para mahasiswa, karena aksi ini sangat luar biasa untuk keselamatan warga Jimbaran yang melintas di jalan ini. 

" Hal ini cukup serius bagi keselamatan para Mahasiswa dan masayarakat sekitar yang melintas di kampus Unud. Kami yang juga selaku warga Jimbaran. Menghimbau pemerintah terkait supaya kejadian ini tidak terulang lagi. Kareja kejadian ini bukan yang pertama kali saja," ujarnya

Indra juga mengharapkan kedepannya ada upaya dari pemerinthah terkait, memasang rambu-rambu lalu lintas lebih banyak, agar kendaraan truck-truck yang memuat kerikil dan pasir yang berlebihan bisa ditegur. " Harus ada rambu-rambu lalu lintas, sebatas mana truk-truk itu bisa melewati jalan raya Unud. Karena ini  jalan pendidikan. Kampus Unud yang punya, walaupun secara pengelolahan di bantu oleh pemerintah Badung, otomomatis menjadi tanggung jawab bersama. “Jadi kedepannya ada semacam himbauan dan pengawasan di lapangan agar perusahaan truk yang selalu lalu-lalang dapat peringatan," tutupnya.