Diposting : 3 October 2018 14:53
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
SATGAS -- Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., (tengah) mengumpulkan sekaligus mengecek kesiapan Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi Pengamanan “IMF-WB 2018” di Lapangan Praja Raksaka, Kepaon, Denpasar, Selasa (2/10) sore.
BALI TRIBUNE -  Didampingi Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh AM Suharyadi, SIP., MSi., Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko, dan Danlanud I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb Wibowo Cahyono Sukadi, SSos., Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., mengumpulkan sekaligus mengecek kesiapan Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi Pengamanan “IMF-WB 2018” di Lapangan Praja Raksaka, Kepaon, Denpasar, Selasa (2/10).
 
Pelaksanaan pertemuan tahunan “IMF-WB 2018” tinggal menghitung hari, sehingga perlu digelar apel kesiapan pasukan yang diikuti seluruh anggota yang terlibat dalam Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel maupun materiil yang dilibatkan dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan tersebut.
 
“Selama berlangsungnya pertemuan tahunan ‘IMF-WB Annual Meetings 2018’, kita harus memberikan pengamanan VVIP secara serius dan sungguh-sungguh, walaupun pengamanan VVIP sudah sering kita laksanakan bersama. Namun, dalam setiap pengamanan VVIP harus dilaksanakan penuh tanggung jawab, segala yang berkaitan dengan perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan pengamanan VVIP dari awal sampai akhir kegiatan,” ujar Pangdam.
 
Selain itu kata Pangdam, dalam apel gelar pasukan ini juga dimaksudkan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan pengamanan, baik secara perorangan maupun satuan, sesuai Protap Pengamanan VVIP yang berlaku. Serta untuk memastikan sinergitas dan kerja sama di antara semua unsur pengamanan yang terlibat.
 
Kodam IX/Udayana bersama Polda Bali dan Pemprov Bali  serta unsur pendukung lainnya hendaknya harus selalu bersinergi. “Kejelasan tugas dan tanggung jawab harus selalu dikoordinasikan, sehingga pelaksanaan tugas dapat terlaksana  efektif dan efisien. Cermati dan ikuti perkembangan situasi secara terus menerus, tetap waspada terhadap setiap ancaman, pahami protap, pegang tegus disiplin, tegakkan rantai komando, lakukan koordinasi secara optimal, dan jangan ragu-ragu dalam bertindak,” perintah Jenderal Benny Susianto.
 
Jenderal TNI AD bintang dua itu juga mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat agar selalu mempersiapkan diri secara maksimal. “Kehormatan terletak pada kesuksesan pelaksanaan tugas, dan mengamankan sidang “IMF-WB 2018” ini merupakan kehormatan bangsa. Panitia Nasional berharap kehadiran TNI mampu menunjukkan keamanan yang mantap, tetapi tidak sangar,” tegas Pangdam.