Bali Tribune, Sabtu 21 Juli 2018
Diposting : 18 May 2018 12:09
Agung Samudra - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
TANDA TANGAN - Para guru menandatangani bukti penerimaan TPG tri wulan 1 untuk tahun 2018 di Kantor Disdipora Bangli, Kamis (17/5).

BALI TRIBUNE - Walaupun tunjangan profesi guru (TPG) untuk triwulan 1 (Januari, Februari, Maret) 2018 sudah bisa dibayarkan, namun para guru kembali mempertanyakan belum diterimanya hak mereka yakni TPG triwulan IV (Oktober, November, Desember ) tahun 2017. Para guru khawatir untuk TPG triwulan IV tidak terbayarkan karena sudah melewati tahun anggaran.

Pantauan di Kantor Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Disdikpora) Bangli, puluhan guru menandatangai bukti penerimaan TPG triwulan I tahun 2018, Kamis (17/5). Salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya, mengaku sempat mengira bukti penerimaan yang ditandatangani adalah untuk  TPG triwulan IV. Namun nyatanya setelah dicek untuk bukti penerimaan TPG triwulan I. “Kami justru bingung, kenapa TPG triwulan I yang dibayarkan, sementara triwulan IV tahun 2017 malah yang belum dibayarkan,” ujarnya sembari mengaku dari informasi yang didengar untuk TPG triwulan IV 2017 dan triwulan I tahun 2018 akan dibayarkan.  Bahkan guru SD ini memiliki pandangan dibayarkannya TPG triwulan I untuk mengalihkan perhatian persoalan TGP triwulan IV tahun 2017 yang belum terbayarkan.

Sementara itu anggota Komisi I DPRD Bangli Satria Yudha meminta pemangku kebijakan tidak memberikan harapan yang tidak kunjung terealisasi, mengingat ini urusan isi perut. “Guru-guru diberikan ini angin segar, namun TPG yang diharapkan segera turun tidak kunjung terlaksana,” sebutnya. Pihaknya meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bisa segera menyelesaikan persoalan tersebut.

Menurut politisi dari PDIP ini, TPG merupakan hak guru dan harus dicairkan. Menyikapi persoalan pelik ini sejatinya pemerintah bisa memanfaatkan anggaran mendahului perubahan dan hal tersebut diperbolehkan. “Ke depannya masalah serupa tidak lagi terulang, dituntut OPD bekerja secara profesional, seperti apa yang sering didengung-dengungkan bapak bupati,” tegasnya.

Sekda Bangli IB Gede Giri Putra saat dikonfirmasi belum cairnya TPG triwulan IV tahun 2017 mengatakan, sejatinya anggaran untuk membayar TPG triwulan IV sudah siap untuk dicairkan. Hanya saja ada persoalan lain di internal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bangli, hingga saat ini pembayaran TPG triwulan IV belum terealisasi. Sekda Giri Putra mengungkapkan, sesuai dengan perintah Bupati Bangli I Made Gianyar, pembayaran TPG harus disegerakan. ”Untuk pembayaran TPG mengacu dari rekominadasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” jelasnya.

Di sisi lain, proses saat ini sudah sampai menunggu surat perintah membayar (SPM). Bila SPM sudah keluar, maka proses pencairan bisa segera dilakukan. Masih mandegnya sejumlah administrasi di Dinas Pendidikan, Sekda Giri Putra akan segera memanggil kepala dinas, serta sekretasi dinas. Pihaknya menyayangkan kondisi ini, pasalnya ini sudah menjadi intruksi pimpinan, namun di dinas tidak mampu merealisasikan hal tersebut. “Kami akan segera panggil top leder di Disdikpora dan ingin tahu apa sejatinya permasalahan yang terjadi di internal Disdikpora,” sebut  IB Giri Putra seraya memastikan TPG Triwulan IV tahun 2017 pasti segera cair.

Sementara data di Disdikpora Bangli sebanyak 1036 guru menerima TPG. Untuk guru TK sebanyak 45 orang, Guru SD sebanyak 666 orang, guru SMP sebanyak 325 orang. Untuk besaran TPG yang diterima sesuai dengan golongan.