Diposting : 25 February 2019 14:11
Redaksi - Bali Tribune
Bali Tribune/ Fendi Iriansyah
Bali Tribune, Denpasar - Penggemar ikan arwana di Bali masih sedikit. Dari 4 juta lebih penduduk Bali, hanya 960 orang pecinta arwana yang terhimpun dalam wadah komunitas. Sedikitnya jumlah mereka, menyebabkan pecinta arwana berburu ikan hias ini hingga ke luar Bali dan Jawa.
 
Manajer UD Oke Bali Arowana Denpasar, Fendi Iriansyah mengatakan, berburu ikan hias dari yang masih anakan hingga yang sudah jadi ke luar Bali, memiliki risiko tersendiri, apalagi pembelian secara online.
 
“Inilah yang menjadi alasan kami membuka toko khusus menjual arwana dari masih bibit hingga yang sudah umur 1,5 tahun,” ujar Fendi Iriansyah saat grand opening Toko Oke Bali Arowana di Jalan Palapa Gang Lumba-Lumba III No. 15 Denpasar Selatan, Minggu (24/2).
 
Fendi mengatakan, Oke Bali Arowana Denpasar tidak saja menyediakan bibit ikan maupun ikan arwana yang sudah berumur 1,5 tahun tetapi juga siap memberikan masukan kepada komunitas pecinta ikan arwana di Bali, jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan terkait pemeliharaan ikan ini.
 
Bahkan, lanjut dia, pihaknya siap membeli kembali dengan harga tinggi ikan arwana yang sudah jadi, yang bibitnya dulu dibeli di tokonya. “Cara pemeliharaannya, berapa suhu yang tepat untuk arwana jenis tertentu, hingga kalau misalnya mereka ingin menjual kembali, kami siap membelinya,” imbuh Fendi.
 
UD Oke Bali Arowana saat ini menyediakan tiga jenis arwana, yakni super red, gold red, dan 24K. Bibit arwana tersebut didatangkan dari pedalaman Kalimantan yang memang jenis arwananya paling terkenal di penjuru dunia.
 
Di Bali, kata Fendi jenis yang paling banyak peminatnya adalah super red, yang harga anakannya saja mencapai Rp 3 juta sampai Rp 4 jutaan. Jenis arwana super red ini, lanjut dia, jika sudah besar harganya bisa ratusan juta rupiah.
 
“Apalagi menang dalam kontes, arwana super red yang panjangnya di kisaran 40 centimeter sampai 50 centimeter bisa seharga ratusan juta. Jadi berbisnis ikan arwana sangat prospektif,” katanya dan menambahkan berdasarkan kepercayaan orang China memelihara arwana memberi hoki tersendiri, dan dijauhkan dari sial.
 
Fendi mengatakan pihaknya berencana menggelar kontes arwana dalam waktu dekat dengan mengundang tidak saja seluruh penggemar arwana di Bali, tetapi juga dari luar Bali, yang jumlahnya mencapai 30 ribu orang.
 
Dalam kontes nanti, kata dia, penilaiannya meliputi spek dari ikan arwana, warna, bodi, gerakan dan dayung-dayungnya (sirip), serta mata. Pihaknya berharap kontes nanti benar-benar dimanfaatkan oleh pecinta ikan arwana di Bali untuk mengikutsertakan arwana piaraannya.