Diposting : 14 July 2016 16:20
habit/adv - Bali Tribune
PDSP
Keterangan Gambar: 
BUKA PDSP - Pemukulan gong menandai pembukaan kegiatan PDSP Monarch Bali, belum lama ini.

Denpasar, Bali Tribune

Lembaga pelatihan kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar Monarch Bali yang bernaung di bawah Yayasan Widhi Sastra Nugraha melaksanakan kegiatan Pendidikan Dasar Sikap Profesi (PDSP) yang secara serentak dimulai pada tanggal 11 Juli 2016 sampai dengan 15 Juli 2016 di masing-masing kampus Monarch Bali. Pelaksanaan kegiatan PDSP Monarch Bali tahun akademik 2016-2017 dihadiri 2.246 peserta didik yang tersebar di lima kabupaten di Bali.

 Rinciannya, Kabupaten Badung (Monarch Dalung : 713 peserta didik), Kabupaten Karangasem (Monarch Candidasa : 370 peserta didik), Kabupaten Buleleng (Monarch Singaraja : 488 peserta didik), Kabupaten Gianyar (Monarch Gianyar : 518 peserta didik) dan Kabupaten Jembrana (Monarch Negara : 157 peserta didik).

Pelaksanaan kegiatan PDSP Monarch Bali mengambil tema: “Membentuk Kepribadian dan Budaya Keramah-Tamahan Sebagai Insan Pariwisata Yang Profesional di Era Globalisasi”. Tema PDSP Monarch Bali ini merupakan pedoman bagi seluruh peserta kegiatan PDSP di dalam melaksanakan proses pendidikan dasar sikap profesi, yaitu melalui pembinaan mental, perilaku, kedisiplinan diri dan pengenalan terhadap lingkungan kampus.

Kegiatan PDSP menjadi tonggak awal dimulainya pembentukan karakter peserta didik yang mengarah pada terwujudnya insan pariwisata yang profesional di bidangnya dengan tetap mengedepankan kepribadian dan budaya keramah-tamahan. Program PDSP ini mencakup kegiatan pembinaan karakter dan kepribadian, pemaparan program studi dan kurikulum Monarch Bali, pengenalan program On The Job Training, presentasi dari industri Perhotelan dan Kapal Pesiar, kegiatan baris berbaris dan kedisiplinan diri, penyuluhan mengenai bahaya narkoba, kenakalan remaja dan HIV AIDS serta kegiatan bakti sosial dan penanaman pohon.

Upacara pembukaan PDSP di masing-masing kampus Monarch Bali dihadiri oleh pihak mitra kerjasama (stakeholder internal dan external), di mana kegiatan PDSP secara resmi dibuka oleh Kadisosnaker Badung: Drs. Ida Bagus Oka Dirga, Kadisnakertrans Karangasem: I Gusti Arya Sulang, S.H, Kadisnakertrans Buleleng: Ni Made Dwi Priyanti Putri K, SE, Kadisnakertrans Gianyar: Drs. Gede Widarma Suharta, MM, Kadis kesosnakertrans Jembrana: I Wayan Gorim S.IP.

Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha, I Made Sumitra, SE.,CHT menegaskan bahwa peningkatan jumlah peserta didik baru yang signifikan pada tahun akademik 2016/2017 ini menunjukan bahwa program pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi yang diterapkan Monarch Bali telah diterima dengan baik oleh masyarakat. Komitmen Monarch Bali terintegrasi melalui kegiatan dan program yang berorientasi kepada peningkatan sistem manajemen mutu demi terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kompetensi di bidangnya.

Kampus Monarch Bali yang tersebar di 5 kabupaten di Bali telah memiliki pencapaian Akreditasi A dan di tahun 2016 menjadi piloting project untuk skema akreditasi terbaru oleh Lembaga Akreditasi Pusat Jakarta. Kurikulum berbasis kompetensi Monarch Bali mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan telah mendapatkan pengakuan bahwa kurikulum di Monarch Bali telah sesuai dengan kebutuhan pihak industri pariwisata (perhotelan dan kapal pesiar).

Monarch Bali senantiasa mendukung pelaksanaan Program Pemerintah KIOS 3 in 1, yaitu “Melatih, Mensertifikasi, dan Menempatkan”, melalui kerjasama kemitraan dengan industri perhotelan dan kapal pesiar dalam penempatan lulusan ke dunia kerja.

Direktur utama PT Ratu Oceania Raya Bali, I Nyoman Sudi Artawan, SS. yang hadir dalam pembukaan PDSP di Monarch Singaraja menjelaskan bahwa selama ini Monarch Bali sangat membantu PT. Ratu Oceania Raya Bali dalam menyediakan calon tenaga professional yang memiliki kompetensi untuk bekerja di kapal pesiar, dan terbukti hingga saat ini lulusan Monarch Bali berhasil diberangkatkan ke kapal pesiar mewah seperti: Royal Caribbean, Celebrity, Azamara, Pullmantur, Regent, Oceania, dan Disney Cruise Lines.

Direktur LSP-LPK Monarch Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto, SH., CHT. yang hadir menemani Kadisnakertrans Kabupaten Karangasem pada saat membuka PDSP di Monarch Candidasa, menegaskan bahwa sertifikasi menjadi hal mendasar dan mutlak dalam menyikapi era globalisasi yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, Monarch Bali senantiasa siap melaksanakan proses sertifikasi kepada semua lulusannya melalui LSP-LPK Monarch Bali yang telah memiliki lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

LSP-LPK Monarch Bali telah mensertifikasi sebanyak 894 peserta didik pada tahun akademik 2014/2015, dan sebanyak 1500 peserta didik pada tahun akademik 2015/2016. Untuk selanjutnya, LSP LPK Monarch Bali siap untuk mensertifikasi 200 peserta didik pada tahun akademik 2014/2016 yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Juli 2016.