Bali Tribune, Selasa 19 Juni 2018
Diposting : 27 April 2018 21:01
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
BPBD
Keterangan Gambar: 
Simulasi – Acra simulasi siaga bencana yang digelar BPBD Kota Denpasar, Kamis (26/4).

BALI TRIBUNE - Bertepatan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Nasional Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  menggelar simulasi evakuasi mandiri becana Tsunami  di kawasan Desa Serangan Kamis (26/4). Acara simulasi ini melibatkan siswa-siswi SDN 2 dan 3 Serangan, Balawista, dan  tim medis Akademi Keperawatan Kesdam Udayana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Ariwibawa mengatakan dengan adanya simulasi becanana Tsunami ini, adalah upaya untuk membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana.

"Sesuai dengan tagline kami yaitu  siap untuk selamat, segenap jajaran BPBD Kota Denpasar berkomitmen untuk selalu terdepan dalam penyelamatan. Terima kasih atas partisipasinya kedepan untuk selanjutnya agar bisa menjadi pemerdayaan masyarakat sekitar agar nantinya dapat melakukan evakuasi secara mandiri. Dan nantinya kegiatan ini akan dilakukan terus sebagai upaya pendampingan sigap bencana,’’ tambahnya.

Sementara salah satu mahasiswa Kesdam Udayana Luh Putu Cilia Dewi mengakui sangat senang dapat terlibat dalam simulasi bencana ini, terlebih pihak kampus sudah membekali dengan tindakan-tindakan dasar penanggulangan bencana. “Pelatihan-pelatihan dasar sudah dibekali jadi kesempatan ini kami gunakan untuk mengaplikasikan ilmu,’’ tandasnya.

Lurah Desa Serangan I Wayan Karna yang juga nampak hadir mengatakan kegiatan simulasi ini sangatlah bermanfaat untuk masyarakatnya, mengingat jarak antara pantai dan kawasan pemukiman hanya berjarak kurang lebih 200 meter. “Tentu kami tidak berharap terjadi bencana, namun simulasi ini menjadi sangat penting agar warga kami dibekali sikap sigap bencana,’’ ungkapnya. Lebih lanjut keberadaan Gedung Evakuasi Bencana di Desa Serangan merupakan gedung pertama siaga bencana yang dibuat tahun 2015.