Bali Tribune, Senin 16 Juli 2018
Diposting : 5 January 2018 21:44
Redaksi - Bali Tribune
irigasi
Keterangan Gambar: 
SIDAK - Komisi II DPRD Karangasem saat sidak proyek pembangunan saluran irigasi di Desa Nongan, kecamatan Rendang, Karangasem.

BALI TRIBUNE - Banyaknya proyek tahun 2017 di KRB III yang kwalitasnya kurang memuaskan membuat anggota DPRD Karangasem dari Komisi II geram. Proyek yang kwalitasnya kurang bagus, bahkan ada yang belum selesai lantaran ditinggal kabur oleh kontraktornya, itu sebagian besar dikerjakan oleh rekanan atau kontraktor luar.

Ketua Komisi II DPRD Karangasem I Kadek Sujanayasa kepada wartawan, Kamis (4/1), mengaku kecewa dengan hasil proyek di KRB III yang dikerjakan oleh kontraktor luar Karangasem itu. Dia mencontohkan proyek irigasi yang ada di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, pengerjaannya dinilainya kurang bagus dan terkesan asal-asalan. “Salah satunya proyek irigasi di Kecamatan Rendang, kami sempat sidak bersama anggota kelokasi proyek tersebut, pengerjaannya kurang bagus,” ungkap Kadek Sujanayasa. Untuk itu kegiatan di tahun anggaran 2018 ini pihaknya mendesak kepada pemerintah daerah agar lebih selektif lagi dalam memilih rekanan utamanya rekanan dari luar Karangasem.

Hal serupa juga dilontarkan anggota Komisi II lainnya I Made Juita, berkaca dari pengalaman tahun 2017 lalu, pihaknya mendesak pemerintah untuk lebih selektif lagi dalam memilih rekanan atau kontraktor. Terkait kontraktor yang kabur dan tidak menyelesaikan pekerjaannya di KRB III ketika status awas Gunung Agung ditetapkan September 2017 lalu, pihaknya mendesak agar pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR Karangasem untuk memblack list orangnya. “Kami mendesak agar pemerintah memblack list orangnya, bukan perusahaannya,” ujarnya.

Untuk proyek di tahun 2017 lalu, pihaknya sangat mengapresiasi rekanan atau kontraktor lokal Karangasem. Kendati saat itu Gunung Agung dalam status awas, namun para kontraktor Karangasem terus berjibaku menyelesaikan pekerjaannya. Dan bahkan hasilnya sangat memuaskan, kendati waktu yang tersisa sangat mepet. Sebagian besar proyek di KRB III yang dikerjakan oleh kontraktor luar Karangasem tersebut adalah proyek irigasi.