Diposting : 22 May 2018 19:49
redaksi - Bali Tribune
Kebangkitan
APEL – Suasana apel bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang digelar di Lapangan Tanah Aron Amlapura.

BALI TRIBUNE - Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada setiap Tanggal 20 Mei, diperingati Pemkab Karangasem dengan menggelar Apel Bendera di Lapangan Upacara Tanah Aron, Amlapura, Senin (21/5). Apel bendera dengan inspektur upacara Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri serta dihadiri oleh anggota Forkopimda serta pejabat dan jajaran OPD dilingkungan Pemkab Karangasem tersebut berlangsung dengan khidmat.

Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri yang membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengajak masyarakat Karangasem utamanya para pemuda untuk melaksanakan nilai-nilai Kebangkitan Nasional, salah satunya menjaga persatuan dan kesatuan serta nilai-nilai kebersamaan. Bercermin dari keberhasilan tokoh nasional Boedi Oetomo dalam menggalang ide nasionalisme mulai dari segelinntir orang seabad lalu, maka bisa dibayangkan jika seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang ada saat ini  berhimpun dalam ide nasionalisme yang sama juga dalam cita-cita yang sama untuk kejayaan bangsa yang sama pula.

Disebutkannya, butir kelima dari Nawacita Kabinet Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla, berisi visi untuk meningkatkan kwalitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kwalitas pendidikan dan pelatihan. Pada awal tahun ini visi tersebut mendapatkan penekanan lebih melalui amanat Presiden Jokowi yang menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan pembangunan SDM pada tahun 2019, melanjutkan percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pada tahun-tahun sebelumnya. “Melalui pembangunan manusia yang terampil dan terdidik, pemerintah ingin meningkatka daya saing ekonomi dan secara simultan meningkatkan kapasista sumber daya manusianya,” tandas Bupati yang mebacakan sambutan Menkominfo.

 Pengembangan kapasitas SDM juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka Kebangsaan Indonesia. “Oleh sebab itu bapak presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan selalu mendorong dunia pendidikan, bekerjasama dengan industri dan bisnis guna mencari terobosan baru dalam pendidikan vokasi. Jurusan-jurusan baru baik ditingkat menengah yang berkaitan dengan keahlian dan ilmu terapan haruus selalu diciptakan untuk memasok industri akan tenaga terampil yang siap kerja,” ucapnya.

Karena itulah tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat pondasi Kebangkitan Nasional di Era Digital” menjadi tema dalam peringatan Hari kebangkitan Nasional kali ini, yang harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak. Baik oleh pemerintah, badan usaha maupun masyarakat sendiri.

Usai apel bendera, acara dilanjutkan dengan doa bersama dan ikrar bersama yang melibatkan tokoh agama dari FKUB, TNI, Polri, unsur dan tokoh masyarakat Karangasem.