Permasalahan Sosial Meningkat, Seleksi Duta Remaja | Bali Tribune
Diposting : 10 October 2016 14:38
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
siswa
SELEKSI - Puluhan siswa SMA/SMK mengikuti seleksi Duta Remaja Minggu kemarin

Negara, Bali Tribune

Puluhan siswa SMA dan SMK di Jembrana, Minggu (9/10), mengukuti seleksi Duta Remaja Hindu Jembrana. Seleksi yang dilaksanakan di GOR Kresna Jvara ini digelar oleh sejumlah siswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Remaja Hindu (FKRH) Jembrana. Seleksi kader fasilitator sebaya di kalangan siswa ini dilaksanakan secara swadaya oleh anggota FKRH Jembrana.

Ketua Panitia Pelaksana Seleksi I Made Prabhawa Kamajaya ditemui di sela-sela seleksi mengatakan bahwa pelaksanaan seleksi yang tujuannya untuk mencari kader-kader potensial dalam pergaulan remaja dilatarbelakangi banyaknya permasalahan sosial yang dihadapi remaja di Jembrana. Sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai permasalah tersebut sehingga dibutuhkan kader-kader yang memiliki kemampuan dalam berkomunikasi sosial dalam pergaulan mereka. Peserta yang lulus nantinya sebagai fasilitator remaja sebaya dalam pembinaan, pengembangan dan pemberdayaan generasi muda di masyarakat. Kegiatan seleksi ini dilaksanakan secara swadaya dari puluhan siswa, mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam perkumpulan FKRH Jembrana.

Ketua Umum FKRH Jembrana Ni Made Sovi Riantini mengatakan bahwa seleksi di tahun ketujuh ini diikuti oleh 81 peserta dari 10 SMA/SMK negeri maupun swasta yang sebelumnya telah mendaftarkan diri dengan memenuhi beberapa persyaratan seperti aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat di lingkungannya. Seleksi yang dilakukan meliputi test tulis terkait pengetahuan keagaamaan, sosial, budaya, adat istiadat dan pengetahuan umum serta test wawancara dan penilaian kemampuan kepemimpinan (leadership). Pihaknya menargetkan peserta seleksi yang lulus sebanyak 80 persen yang selanjutnya akan mengikuti pelatihan sebelum terjun langsung di dalam pergaulannya.

Selain aktif dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan dan kemasyarakatan, mereka juga diharapkan mampu menjadi pendidik dan pemimpin di lingkungan sekolah dan pergaulannya. Harapannya selain mampu membentengi juga akan memberikan nilai positif dalam berbagai aktifitas sehingga mengurangi pergaulan negatif serta mengantisipasi permasalahan sosial di kalangan remaja.