Bali Tribune, Rabu 23 Agustus 2017
Diposting : 9 August 2017 19:52
Arief Wibisono - Bali Tribune
Pertamina
Keterangan Gambar: 
Foto bersama para anggota Hiswana Migas, Kadisperindag Badung/Kota Denpasar, Pertamina sesaat setelah sosialisasi LPG tepat sasaran di Gedung Yowana Mandala Tembau, Denpasar, Selasa (8/8).

BALI TRIBUNE - Dalam rangka mengkampanyekan Gerakan Sadar Subsidi LPG ke seluruh masyarakat Bali, PT Pertamina (Persero) Marketing Branch Office Denpasar mengadakan Kegiatan Sosialisasi LPG Tepat Sasaran di Gedung Yowana Mandala Tembau – Penatih, Denpasar Timur, Selasa (8/8).

Menurut Manager Sales dan Marketing PT Pertamina Branch Office Denpasar, Rainer Gultom, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada 926 Pangkalan LPG 3kg yang tersebar di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung tentang penyaluran LPG 3kg tepat Sasaran dan Produk LPG Non PSO.

“Seperti yang diketahui bahwa produk LPG yang disubsidi oleh Pemerintah hanyalah Tabung LPG 3 Kg saja, sedangkan Tabung LPG dengan merk dagang ‘ELPIJI’ kemasan 12 dan 50 Kg serta ‘Bright Gas’ kemasan 5.5 dan 12 Kg merupakan produk non subsidi yang dijual dengan harga keekonomian,” jelasnya.

Dalam acara ini Pertamina memaparkan program penukaran tabung LPG 3kg (Trade-In) menjadi tabung LPG Bright Gas 5.5kg serta program Arisan Bright Gas untuk komunitas Ibu-ibu di Banjar ataupun Instansi dengan periode arisan selama 6 – 12 Bulan. “Pertamina bersama dengan Agen – Agen LPG PSO di Bali akan melaksanakan kegiatan ini ke seluruh wilayah Bali dan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Setempat,” tuturnya.

Ditambahkan, sosialisasi kali ini merupakan sosialisasi perdana yang dilakukan kepada pangkalan yang ada di wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, menyusul yang perdana akan dilaksanakan di 7 Kabupaten lainnya.

“Dengan demikian kami berharap semakin banyak pangkalan LPG 3kg yang mendapatkan sosialisasi khususnya mengenai produk LPG Non Subsidi Pertamina dan program Subsidi LPG tepat sasaran,” tutupnya seraya menegaskan bahwa Pertamina tidak melakukan pemotongan subsidi atas elpiji 3 kg.

Kegiatan sosialisasi ini sendiri dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Para anggota Hiswana Migas serta seluruh pangkalan. Agenda yang dikoordinir oleh Kordinator Badung, Dewi Supriani atau yang kerap disapa Anik ini berjalan sesuai dengan rencana.

Berita Terkait