Diposting : 19 February 2019 14:40
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali Tribune/ Nyoman Yamadhiputra
Bali Tribune, Denpasar - Tim petanque Pra-PON Bali berencana melakukan try out atau uji tanding melawan tim petanque Thailand. Rencana itu dipatok Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bali guna meningkatkan kemampuan atletnya sebelum bertanding di ajang Pra-PON dan lolos PON XX/2020 Papua.
 
“Tentu uji coba ke Thailand setelah tim secara definitif terbentuk, dan kami berharap kemampuan atlet petanque Bali bisa melebihi provinsi-provinsi lainnya di PON nanti,” ujar Ketua Umum FOPI Blai, I Nyoman Yamadhiputra, Senin (18/2).
 
Dia mengatakan uji coba ke Thailand merupakan terobosan ekstrem, dan dipilihnya Negeri Gajah Putih sebagai ajang berlatih karena petanque di negara tersebut nomor satu di Asia Tenggara selain Malaysia dan menjadi kiblat petanque Asia Tenggara.
 
Ditanya kapan berangkat ke Thailand, Yamadhiputra mengatakan April nanti, dimana di bulan itu juga tim inti untuk Pra-PON sudah terbentuk secara definitif.
 
Disinggung berapa lama akan melakukan try out ke Thailand, Yamadhiputra menyebut masih belum tahu. Mengingat, hal itu tergantung finansial nantinya.
 
"Rencana awalnya sekitar 2 mingguan. Disana, banyak sekali ada event tiap bulannya. Jadi pemilihan Thailand itu, menurut kami sangat tepat," tegasnya.
 
Mantan juara dunia pencak silat ini juga menambahkan, berapa atlet yang akan diboyong, itu tergantung dari hasil Rakornis PP Petanque pada 2 Maret mendatang. Pasalnya, itu juga mengacu dari nomor-nomor yang akan dipertandingkan nantinya di Pra-PON dan PON.
 
"Nanti kan tergantung regulasi prakualifikasi PON yang dikeluarkan dari hasil Rakornis itu. Intinya kami turun di full team, agar peluang lolos PON lebih besar," tandas Yamadhiputra.
https://www.instagram.com/hondafansbali/