Diposting : 10 April 2018 20:44
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Nyepi
Keterangan Gambar: 
Suasana Dharma Santhi Nyepi Caka 1940 yang berlangsung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya
BALI TRIBUNE - Dharma Santi merupakan kegiatan yang sangat penting guna untuk meningkatkan dan menjalin hubungan yang makin baik khususnya Umat Hindu dan antar umat beragama.
 
Hal ini  disampaikan Pjs. Bupati Klungkung Wayan Sugiada yang sambutannya dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Klungkung I Wayan Sumarta saat membuka Dharma Santhi Nyepi Caka 1940 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Senin (9/4) kemarin.
 
 “Dengan landasan ini kita akan mampu menanggulangi berbagai krisis yang melanda Bangsa kita, terutama krisis moral yang berkembang akhir-akhir ini,” ujarnya.
 
Lanjut dikatakannya, Dharma Santi ini merupakan rangkaian peringatan Hari Raya Nyepi Caka 1940 yang jatuh pada, Sabtu (17/3) bulan lalu.
 
“Semoga dengan semangat Tahun Baru Caka ini kita semua bisa meningkatkan kerukunan dan persatuan demi tetap menjaga hubungan yang harmonis dikalangan umat beragama dengan pemerintah,” harapnya.
 
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga kabupaten Klungkung I Nyoman Mudarta menyampaikan, dharma shanti itu bertemakan,”Melalui Dharma Santi Nyepi, Kita mantapkan Sradha Bhakti Dalam Membangun Klungkung Berwawasan Budaya”.
 
“Melalui Dharma Santi ini umat tetap menjaga persatuan dan kesatuan untuk saling memafaatkan serta untuk tetap waspada terhadap berbagai gangguan perpecahan dan dampak negative lainnya,” kata Mudarna.
 
Hadir pada kegiatan itu, Ida Dalem Semaraputra, Ketua PHDI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Sudiana sejumlah sulinggih dan pimpinan OPD di Klungkung.