Diposting : 4 June 2019 04:01
Hussein Hardiansyah - Bali Tribune
PKB Tingkat Kabupaten Karangasem Resmi Dibuka
Bali Tribune/ags. Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, bersama anggota Forkopimda memainkan angklung tanda pembukaan kegiatan Pra-PKB di Karangasem.

Balitribune.co.id | Amlapura - Pesta Kesenian Bali (PKB) merupakan agenda rutin tahunan Pemerintah Provinsi Bali sebagai wadah aktivitas dan kreativitas para seniman dalam upaya ikut mendukung program pemerintah dalam hal penggalian, pelestarian dan pengembangan nilai-nilai seni budaya Bali yang adhiluhung.

PKB diselenggarakan sebagai upaya persembahan karya cipta seni terbaik masyarakat. PKB merupakan media dan sarana menggali dan melestarikan seni budaya serta meningkatkan kesejahteraan. Tujuan dari diadakannya PKB secara rutin tiap tahun untuk pelestarian, pengembangan serta promosi berbagai kesenian di Bali.

Sebelumnya, hajatan PKB tingkat kabupaten lebih dahulu digelar. Untuk tahun 2019 ini, PKB Kabupaten Karangasem dibuka secara resmi mulai Senin (03/06/2019) oleh Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri. Pembukaan PKB dilakukandi Taman Budaya Chandra Buana ditandai dengan dibunyikannya instrumen angklung.

Mas Sumatri mengatakan, dari hasil evaluasi setiap tahun sampai pelaksanaannya yang ke 41 tahun ini, Karangasem perlu terus berbenah diri dan meningkatkan secara kuantitas maupun kualitas. Kabupaten Karangasem selalu berpartisipasi mengikuti setiap kegiatan PKB yang dilaksanakan dari tahun ke tahun tanpa pernah absen.

Karangasem selalu mengirimkan duata kesenian dengan melibatkan para seniman atau pelaku seni yang memang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Karangasem. “Mari kita tunjukkan di PKB tingkat provinsi kalau Karangasem memiliki seniman yang berkompeten,” ujarnya. PKB, menurut dia, punya makna strategis.

Di samping itu, perlu juga dipahami bersama bahwa PKB berpengaruh pada pembentukan karakter dan mentalitas masyarakat, dalam tujuan untuk menumbuhkan rasa wirang, rasa memiliki serta mencintai budaya sendiri. Ajang ini dapat dimanfaatkan untuk menyaring pengaruh budaya luar ke dalam lingkungan budaya kita.

Pemerintah daerah, kata Mas Sumatri, meminta para seniman yang akan tampil mewakili Kabupaten Karangasem agar betul-betul mempersiapkan diri sebaik-baiknya serta bertanggung jawab demi nama baik Kabupaten Karangasem. Harapan yang menjadi dambaan semua pihak adalah agar Karangasem bisa lebih maksimal.

Dilaporkan oleh Kadis Kebudayaan Karangasem, Putu Arnawa, PKB ke-41 mengambil tema “Bayu Premana” yang bermakna Memuliakan Sumber Daya Angin. Spirit tema ini diharapkan mampu membangun dan mendorong semangat masyarakat serta menciptakan iklim kondusif dalam menyikapi berbagai peristiwa. (*)

https://www.instagram.com/hondafansbali/