Bali Tribune, Rabu 22 November 2017
Diposting : 28 October 2017 12:39
Komang Arta Jingga - Bali Tribune
yadnya
Keterangan Gambar: 
Wabup Sanjaya serahkan sarin canang saat hadir dalam pelaksanaan ritual manusa yadnya secara massal di Gria Gede Tangguntiti, Selemadeg Timur Tabanan, Kamis (26/10) lalu.

BALI TRIBUNE - Puluhan warga asal berbagai daerah di Bali mengikuti ritual manusa yadnya, tiga bulanan, nebas oton, ngraja swala atau ngraja singa dan potong gigi di Gria Gede Tangguntiti Selemadeg Timur. Prosesi yang berlangsung, Kamis (26/10) ini dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

Dalam sambutannya manggala karya I Gde Budhi Yadnya menyebutkan, ritual metatah (potong gigi,red) diikuti oleh 35 orang, mebayuh oton 16 orang dan ngraja swala  (ngraja singa)  sebanyak 12 orang.

“Upacara manusa yadnya ini diikuti 63 orang, tidak hanya dari Tabanan, tetapi juga dari Kabupaten Buleleng dan Jembrana, yang merupakan pengempon dari geria Gede Tangguntiti,”jelasnya.

Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan upacara manusa yadnya yang dilaksanakan di geriya gede tangguntiti. Hal tersebut, menurutnya sejalan dengan program pemerintah khususnya dalam bidang adat, agama dan budaya.

”Apresiasi kepada panitia, dan masyarakat karena  pelaksanaan upacara ini telah sejalan dengan visi pemerintah Kabupaten Tabanan yang Serasi, Sejahtera, aman dan berprestasi, khususnya dalam pelaksanaan di bidang adat, agama dan budaya.,”ujarnya.

Dia menambahkan, dengan konsep  massal  dalam pelaksanaan yadnya, tentunya mampu menumbuhkan semangat  gotong royong, kebersamaan dan kekeluargaan di masyarakat. Selain itu kegiatan secara bersama-sama ini dapat mempererat rasa pesemetonan serta meringankan beban dalam melaksanakan karya atau yadnya.