Diposting : 9 November 2018 20:37
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
IGAN Anom Jaksa
 
BALI TRIBUNE - Tuan rumah Putra Tresna FC harus mengakui ketangguhan tim tamu PSN Ngada 0-2 dalam laga babak pendahuluan Liga 2 Leg 1, di Beji Mandala Stadium, Kamis (8/11). Dari sisi permainan sebenarnya Putra Tresna mampu mengimbangi lawannya itu dan hanya kalah pengalaman saja.
 
Terbukti pada laga tersebut Putra Tresna mampu memberikan perlawanan sengit. Hanya saja tim tamu memang lebih pengalaman berlaga di level nasional, termasuk saat tumbang di Piala Nusantara 2016 dari Perseden di babak final silam.
 
Dua gol PSN Ngada sendiri dilesakkan sang kapten Eugenius Gata di menit ke-10 usai bola tendangannya bolanya mampu mengecoh pergerakan kiper Putra Tresna, Made Ricky Apri Astadi. PSN Ngada meyakinkan kemenangannya melalui satu gol tambahan lagi dari pemainnya, Evodius Reinaldi Milo Neta di menit ke-87.
 
Usai laga, manajer sekaligus owner Putra Tresna, IGAN. Anom Jaksa
 
menilai jika performa para pemainnya tak jauh berbeda dengan pemain
 
lawan. Tapi secara fisik memang para pemain PS Ngada lebih memiliki
 
kecepatan dan bermain sangat ngotot.
 
“Ya memang benar secara fisik mereka lebih bagus. Kelihatan tak ada
 
capeknya dalam mengejar bola. Tapi kami salut kepada para pemain kami yang sudah bekerja keras untuk menjaga poin penuh. Kalau hasilnya berbeda, ya memang seperti itu sepakbola,” ujar pria yang akrab disapa Gung Anom Jaksa itu.
 
Sementara itu, pelatih kepala PSN Ngada,  Kletus Marsianus Gabhe mengaku jika kemenangan timnya akibat kejelian para pemainnya, yang memanfaatkan kelemahan para pemain Putra Tresna dan memanfaatkannya dengan baik.
 
“Kalau secara kualitas tim dan para pemain lawan sebenarnya lebih bagus. Tapi memang sebelumnya saya meminta ke para pemain kami, agar cermat untuk memanfaatkan kesalahan atau kelemahan lawan yang masih ada. Itulah kunci sukses kemenangan kami ini,” demikia Kletus.