Bali Tribune, Senin 16 Juli 2018
Diposting : 17 April 2018 20:40
Arief Wibisono - Bali Tribune
Miss Universe
Keterangan Gambar: 
IGA Inda Trimafo Yudha (kiri) bersama rombongan Miss Universe di Horse Riding Miliknya.

BALI TRIBUNE - Berbagai upaya dilakukan banyak pihak dalam menyambut Annual Meeting IMF-WB bulan Oktober 2018 mendatang. Salah satunya Persatuan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) yang berupaya bagaimana nantinya para pelaku usaha rekreasi bisa terlibat dalam kegiatan akbar yang melibatkan ratusan negara dalam mengangkat citra Bali sebagai salah satu "World Class Destination" sekaligus memberdayakan  Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam even kali ini. Begitu disampaikan Ketua PUTRI, IGA Inda Trimafo Yudha disela kunjungan Alumni Miss Universe 2015 di "Horse Riding" miliknya di Pantai Saba, Gianyar, Minggu (15/4). "Kami telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan beberapa waktu lalu terkait kepesertaan PUTRI di Annual Meeting WB-IMF mendatang," ujarnya.

Disebutkan Gek In begitu kerap disapa, PUTRI melalui Bali Tourism Board diminta untuk mendata UKM yang ada di Bali untuk bisa berpartisipasi dalam pertemuan IMF kelak dengan menampilkan berbagai produk kreatif asal Bali. "UKM ini nantinya akan menggelar produk produk asal Bali di tempat yang disediakan panitia," ucap Gek In dengan sumringah.

Meskipun mendapat tempat untuk mempresentasikan bahkan menjual produk UKM tapi tempat yang disediakan terbatas, kalau bisa jangan sampai mengganggu kegiatan inti. "Masalahnya sekarang kita kesulitan, pasalnya UKM yang berminat ikut dalam kegiatan ini mencapai puluhan, padahal panitia hanya menyediakan tempat hanya untuk 22 UKM saja," sebutnya.

Namun demikian Gek In tidak kehilangan akal, pihaknya melakukan  terobosan dengan menggandeng pusat kerajinan yang ada disekitar arena pertemuan untuk memfasilitasi para UKM. "Kita coba menggandeng Bali Collection untuk memfasilitasi para UKM apalagi kita juga membawahi pusat perbelanjaan seperti itu, kita minta partisipasinya," tutur wanita yang sudah malang melintang diberbagai organisasi ini.

Disamping mendorong UKM untuk bisa hadir di ajang akbar tersebut, lantas terkait kegiatan pariwisata dikatakan Gek In dalam beberapa kali pertemuan dengan panitia nasional ada beberapa permintaan, namun yang terpenting yaitu bagaimana PUTRI mampu menyiapkan "book of tourism" sebagai pedoman bagi anggota delegasi yang ingin melakukan kunjungan wisata di Bali. "Booklet itu dipresentasikan langsung yang akan digunakan sebagai guiding para peserta ketika di Bali. "Jadi pada prinsipnya semua yang kita lakukan tujuannya  hanyalah bagaimana pariwisata Bali bisa bergeliat kembali, serta sektor UKM pun bisa melakukan penetrasi. Semua kita kerjakan sendiri dengan dukungan anggota," pungkasnya.