Diposting : 23 November 2017 19:59
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
WANGAYA
Keterangan Gambar: 
AHLI UTAMA - Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra melantik pejabat fungsional Ahli Utama kepada satu Dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya, Rabu (22/11).

BALI TRIBUNE - Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar melaksanakan pelantikan pejabat fungsional Ahli Utama kepada satu Dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya, Rabu (22/11). Pelantikan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan RSUD Wangaya ini menjadi pelantikan yang pertama kalinya.

Adapun pejabat yang dilantik yakni dr. I Ketut Suryana, Sp.PDKAI, dari pejabat fungsional Ahli Madya menjadi pejabat fungsional Ahli Utama. Yang mana Pelantikan Pejabat Fungsional Ahli Utama ini merupakan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 66/M Tahun 2017, tanggal 26 Oktober 2017, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Fungsional Ahli Utama.

Walikota Denpasar IB  Rai Dharmawijaya  Mantra setelah dilantik dr. Suryana akan mengabdi kembali selama lima tahun kedepan di RSUD Wangaya, yang mana RSUD Wangaya sekarang ini sudah masuk katagori Rumah Sakit dengan Tipe Pendidikan Plus, jadi sudah bisa para dokter mengabdi sampai maksimal usia 65 tahun di RSUD Wangaya.

Diharapkan kepada para dokter yang ada di RSUD Wangaya khususnya Dokter Ahli Utama yang telah dilantik dapat menjalankan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya melayani masyarakat, selain itu juga harus rajin menginput administrasi RSUD agar bisa mencapai tingkat kerja secara maksimal.

Rai Mantra juga meminta kepada RSUD Wangaya untuk terus meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat dan tingkat profesionalisme kerja yang lebih baik lagi, apalagi sekarang ini RSUD Wangaya sudah melaksanakan pembaharuan pembangunan gedung. Ini harus di imbangi dengan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pola pikir yang baru serta maju.

Untuk manajerial, harus  ada konsultan-konsultan yang masuk untuk memberikan evaluasi pengembangan dari pada SDM itu sendiri. Itulah yang harus dilaksanakan sekarang, karena RSUD Wangaya sekarang ini telah bertransformasi dari Rumah Sakit non pendidikan menjadi Rumah Sakit dendan Tipe Pendidikan Plus.