Diposting : 24 July 2017 21:44
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali United
Keterangan Gambar: 
KERAS – Laga keras namun menarik disuguhkan tuam rumah Bali United kala menjamu PSM Makassar, Minggu malam di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, yang dimenangkan Bali United 3-0.

BALI TRIBUNE - Bali United meramaikan persaingan perebutan puncak klasemen Liga 1 paruh musim setelah menang 3-0 atas PSM Makassar di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Minggu (23/7) malam.

Dengan poin tiga semalam, kini Serdadu Tridatu beranjak ke posisi keempat klasemen sementara dengan nilai 29 di bawah Persipura dengan nilai 30 di posisi teratas, Bhayangkara FC juga dengan nilai 30 di posisi kedua, serta Madura United dengan poin 29 di peringkat ketiga.

Bali United memiliki peluang juara paruh musim jika di laga tandang pekan ke-17 menang atas tuan rumah Persegres Gresik, hari Senin (31/7) mendatang, sedangkan tiga tim di atasnya bermain seri atau.

Dipimpin wasit Djumadi Effendi asal Malang, kedua tim sama-sama menerapkan strategi penyerangan menggunakan kedua sayapnya. Beberapa peluang kerap tercipta oleh kedua kubu, namun dari sekian peluang itu, satupun tidak mampu dikonversi menjadi gol. Hingga wasit meniup peluit tanda jeda pertandingan, kedudukan tetap imbang 0-0.

Babak kedua, intensitas serangan terus dilakukan kedua kubu. PSM Makassar yang sebelum kekalahannya semalam berada di puncak klasemen, terus berupaya menekan daerah pertahanan Bali United besutan pelatih Widodo C Putro itu.

Namun keasyikan menyerang, malah petaka menimpa kubu PSM yang dilatih meneer Belanda Robert Rene. Pada menit ke-57 Bali United melakukan serangan balik dari rusuk kiri pertahanan lawan. Ketika bola berada di kotak keramat, salah seorang pemain PSM menyentuh bola sehingga wasit menunjuk titik putih.

Marcos Flores yang dipercaya menjadi eksekutor, tidak menyia-nyiakan peluang emas tersebut, dan tendangannya berhasil mengecoh penjaga gawang Syaiful yang salah antisipasi. Gol ini langsung disambut riuh rendah ribuan penonton.

Unggul satu poin, Bali United tampil semakin agresif dan tuan rumah kembali menambah gol melalui Sylvano Comvalius pada menit ke-73 dan gol ketiga diciptakan Miftaful Hamdi pada menit ke-88 melalui sundulan setelah mendapat umpan matang dari Fadil Sausu.

Hingga wasit meniup peluit panjang skor tetap bertahan 3-0 untuk keunggulan tuan rumah Bali United atas PSM Makassar. Pada pertandingan itu, wasit mengeluarkan satu kartu merah untuk pemain PSM Makassar, Marc Klok karena mendapat akumulasi kartu kuning pada menit ke-50 dan menit ke-65. Dua kartu kuning untuk PSM Makassar yang diberikan kepada Ardan Aras pada menit ke-14 dan Zulkifli Syukur pada menit ke-55.

Selanjutnya, tiga kartu kuning diberikan kepada pemain Bali United masing-masing kepada Agus Nova pada menit ke-14, Nick Van pada menit ke-43, Marcos Flores pada menit ke-64.

Pelatih PSM Makassar Robert Rene mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti kepada Bali United yang sangat mempengaruhi performa timnya.

"Saya tidak akan banyak berkomentar dengan pertandingan kali ini, karena semua keputusan ada di wasit, khususnya untuk kartu merah kepada pemain kami Anthony Klok. Demikian juga hadiah penalti yang diberikan kepada wasit kepada Bali United," ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro menambahkan, kemenangan hari ini merupakan kerja keras para pemain dan pertandingan melawan PSM Makassar sangat luar biasa. "Sebelum laga dimulai saya meminta kepada pemain agar menyuguhkan permainan yang menarik untuk para pendukung Bali United," ujar Widodo.