Bali Tribune, Jumat 20 April 2018
Diposting : 1 February 2018 19:28
Komang Arta Jingga - Bali Tribune
Krematorium
Keterangan Gambar: 
Lahan yang rencananya akan digunakan oleh pihak Desa Pakraman sebagai lokasi pembangunan Krematorium.

BALI TRIBUNE - Sebuah krematorium rencananya akan dibangun oleh Desa Adat Bedha. Bahkan sebuah papan bertuliskan, ‘Disini Akan Dibangun Krematorium Segera’ sudah dipasang pada sebuah lahan seluas 12 are yang ada di kawasan menuju pantai Desa Pangkung Tibah, Kediri Tabanan.


Menurut informasi yang dihimpun Bali Tribune beberapa waktu lalu, papan tersebut sengaja dipasang dengan tujuan bentuk sosialisasi kepada masyarakat perihal pembangunan krematorium dimaksud.
Bendesa Adat Bedha, I Nyoman Surata dikonfirmasi, Rabu (31/1) kemarin membenarkan perihal rencana pembangunan tempat krematorium tersebut.

Menurutnya pembangunan krematorium itu didasarkan oleh hasil sangkep di Desa Pakraman Bedha yang kemudian disosialisasikan kepada krama setempat.

“Rencana pembangunan tersebut sudah sesuai hasil sangkep dan sudah disosialisasikan di Banjar Pangkung Tibah, bahwa dilokasi tersebut akan dibangun tempat krematorium,”.

Ditambahkannya, ide pembangunan krematorium tersebut sudah muncul beberapa tahun yang lalu, hingga kemudian dibentuk tim pengkaji krematorium oleh prajuru Desa Pakraman Bedha.

“Bagi Banjar Adat yang sudah baik, silahkan melakukan apa yang sudah berjalan, sedangkan krematorium ini sering kali dibutuhkan dalam kondisi dan situasi tertentu,” ucap Surata.

Lanjut Surata, rencananya krematorium itu akan dibangun pada lahan milik negara seluas 12 are. Adapun ijin menggunakan tanah dimaksud ungkap Surata masih menunggu Surat Keputusan Menteri.

“Namun pembangunan belum dilakukan, saat ini masih ada persyarakat yang harus dilengkapi,” pungkasnya.