Bali Tribune, Rabu 13 Desember 2017
Diposting : 15 September 2016 13:05
Hendrik b Kleden - Bali Tribune
Honda
Keterangan Gambar: 
Ricky Susanto

Denpasar, Bali Tribune

Meskipun raihan  poin sama dengan Ahmad David dari tim Honda Jason MPM NHK FDR  Kepten RT (NTT), pebalap tim Puma Bali Fukurawa AHRS NHK FDR WRX RC3 RT,  Ricky Susanto dipastikan  sebagai juara umum kelas Bebek 4 Tak 125CC TU Pemula-A (MP4) Kejurnas Motoprix Region III.

Hingga klasemen akhir total nilai  yang diperoleh kedua racer ini sama  61 poin. Nilai yang diperoleh Ricky masing-masing dari Seri I (NTB) 16 poin, Seri III (NTB) 20 poin,  Seri IV (Bali) 25 poin, sedangkan nilai Ahmad  David  Seri II (NTT) 20 poin, Seri III (NTB) 25 poin, dan Seri IV (Bali) 16 poin.

Berdasarkan peraturan balap motor 2016 pada pasal 9.5 tentang  Nilai Sama disebutkan apabila pada akhir suatu seri kejuaraan, nilai sama diperoleh oleh lebih dari satu pebalap, maka pemenang akan diberikan kepada pebalap yang memiliki posisi  yang lebih tinggi pada putaran akhir perlombaan.

“Surat keputusan memang belum keluar, namun kami memastikan Ricky juara MP4 karena pada putaran akhir, posisi Ricky (25 poin) di atas Ahmad (16 pint,” kata Andy Akong Susanto pengamat balap motor Region III yang juga merupakan Ayah Ricky Susanto.


Temuan mengejutkan diperoleh Bali Tribune  di lapangan,  meskipun memperkuat tim  NTT, Ahmad David  merupakan pebalap RUM Dafaska Racing Kalimantan Timur. Pada bulan Maret 2016 ia berhasil  menduduki posisi 3 Kejurnas Motoprix Region IV kalimantan dengan memakai Kartu Izin Start (KIS)  IMI Kaltim,  sementara pada Kejurnas Motoprix Region III  (Bali, NTB, NTT)  di tahun yang sama  dia menggunakan KIS  IMI NTT, ini jelas sangat melanggar dan harus mendapatkan sanksi tegas.