Diposting : 22 November 2017 18:29
Release - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
MEJAYA-JAYA - Butuh anggaran Rp. 9.5 Milyar, Ketua Panitia Pembangunan Pura Penataran Agung Nangka ajak masyarakat Bali untuk ikut berpartisipasi. Tampak,Bupati Karangasem IGA Sumatri nunas tirta saat hadir dalam pelaksanaan ritual mejaya-jaya di pura tersebut,Selasa (21/11) kemarin.

BALI TRIBUNE - Setelah sempat mandeg, pembangunan Pura Penataran Agung Nangka, Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, dipastikan akan berlanjut.Sebagai salah satu pura Kayangan Jagat, seperti pura lainnya di Bali keberadaan Pura Penataran Agung Angka ini cukup penting, untuk itu Pemkab Karangasem menaruh perhatian khusus terhadap kelanjutan pembangunan pura tersebut.


Bahkan tokoh masyarakat Karangasem I Gusti Made Tusan didaulat langsung untuk menduduki posisi Ketua Panitia Pembangunan pura ini, dimana Selasa (21/11) kemarin telah dilakukan ritual mejaya-jaya terhadap anggota panitia pembangunan sekaligus upacara mendem pedagingan di areal pembangunan yang dihadiri oleh Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri, Wabup I Wayan Artha Dipa, dan sejumlah anggota SKPD di lingkungan Pemkab Karangasem.


Ritual mejaya-jaya dan mendem pedagingan ini dipuput oleh dua orang Sulinggih Siwa Budha yakni Ida Pedanda Gede Made Pinatih Pasuruan  dari Griya Jungutan dan Ida Pedanda Gede Karang dari Griya Budhakeling.


Ketua Panitia Pembangunan, I Gusti Made Tusan, kepada wartawan menjelaskan pembangunan pura ini nantinya meliputi areal Mandala Utama atau Jeroan yang terdiri dari Bale Pawedan, Bale Pesandekan, Bale Selonding, dan Tiga Unit Gelung Kori beserta pembangunan  tembok penyengker sepanjang 65 meter.


“Untuk di Jaba pembangunan meliputi Bale Gong, Pembangunan 2 Apit Lawang, dan pembuatan Candi Bentar beserta tembok penyengker sepanjang 50 meter, termasuk penataan parkirnya,” ungkap I Gusti Made Tusan sembari menyebutkan untuk menyelesaikan pembangunan  pura tersebut dibutuhkan dana total sebesar Rp. 9.5 milyar.
Untuk itu pihaknya selaku panitia membuka pintu selebar-lebarnya bagi Umat Hindhu di Bali untuk ikut berpartisipasi dan menyumbangkan dananya, medana punia untuk mensukseskan pembangunan  Pura Penataran Agung Nangka ini, agar bisa tuntas sesuai target yakni Oktober 2018 mendatang.


Sementara itu, Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri dalam kesempatan kemarin menyatakan pihaknya sangat mendukung kelanjutan pembangunan Pura Penataran Agung itu karena sudah cukup lama mandeg.


Untuk itu pihakya dalam hal ini Pemkab Karangasem siap mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pura tersebut di APBD induk 2018 sebesar Rp. 1 Milyar lebih.
“Mari kita bersama sama mewujudkan pembangunan pura ini. Asalkan kita melakukannya dengan gotong royong pasti pembangunannya akan cepat selesai,” ucap Mas Sumatri.