Diposting : 22 November 2018 19:32
Release - Bali Tribune
Para personel Shaggydog
BALI TRIBUNE - Shaggydog, grup band reggae asal Yogyakarta, Jawa Tengah (Jateng) siap menghibur para penggemar irama reggae dalam gelaran pentas musik “Soundsations” untuk merayakan keberagaman seni kreatif yang dipersembahkan oleh “Go Ahead People Bali” di Pantai Mertasari Sanur, Sabtu, 24 November 2018.
 
Manager Shaggydog, Aloysius Odyssey Sanco alias Bandizt berencana membawakan 10 sampai 12 lagu untuk menghibur para penggemar musik reggae, sekaligus turut menyemarakkan acara konser musik bertemakan “Karya Gak Tau Batas”, yang kali ini mengajak anak muda di Bali untuk berkarya dan mendobrak batas.
 
Shaggydog terbentuk pada 1 Juni 1997 di Sayidan, sebuah kampung yang terletak di pinggir sungai di tengah Kota Yogyakarta, yang beranggotakan 6 musisi muda berbakat, yaitu Bandizt (bass), Yustinus Satria Hendrawan (drums), Richad Bernado (guitar), Raymondus Anton (lead guitar), Lilik Sugiyarto (keyboard), dan Heru Wahyono (vocal).
 
Sejak berkiprah di dunia musik pada tahun 1997 hingga sekarang, Shaggydog telah menelorkan 6 album, masing-masing berjudul “Shaggydog” (1999), “Bersama” (2001), “Hot Dogz” (2003), “Kembali Berdansa” (2006), “Bersinar” (2009), dan “Putra Nusantara” (2016).
 
Dalam penampilannya, baik di dalam maupun di luar negeri Shaggydog selalu memainkan perpaduan beberapa unsur musik, seperti ska, reggae, jazz, swing, dan rock. Selain memiliki penggemar di sejumlah kota besar di Indonesia, Shaggydog juga penah manggung di Jepang, Republik Ceko, Belanda, dan menggelar konser keliling di Eropa serta beberapa negara lainnya.