Bali Tribune, Rabu 13 Desember 2017
Diposting : 18 April 2016 16:37
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
JUARA – Para juara Kejuaraan voli indoor PBVSI Badung Cup I 2016 yang berakhir Sabtu malam lalu di GOR Purna Krida Kerobokan.

Mangupura, Bali Tribune

Kejuaraan voli indoor PBVSI Badung Cup I 2016 mencapai puncaknya Sabtu (16/4) malam lalu dengan keluarnya klub SWC Kerobokan sebagai juara setelah di final menaklukkan Putra Abadi Darmasaba 3-0 (25-19,25-20,25-20), di GOR Purna Krida Kerebokan.

Sebagai juara, SWC berhak atas hadiah uang senilai Rp8 juta, piala tetap dan piala bergilir, sedangkan runner up Putra Abadi mendapat hadiah Rp6 juta dan piala. Sementara juara ketiga diraih PWS Munggu setelah menang 3-2 (27-25, 25-15, 17-25, 20-25, 13-15) atas Teb Pegending Tibubeneng dan menerima hadiah Rp4 juta, dan Teb Pegending dihadiahi Rp3 juta.

Pertandingan final berlangsung sangat seru dan meriah karena disaksikan 1.000 lebih penonton. Kejuaraan ini berlangsung sebulan lebih, yang diikuti 32 tim se-Kabupaten Badung, dan ditutup oleh Kabid Olahraga Disdikpora Badung, Nyoman Punia.

Ketua Umum Pengkab Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Badung sekaligus ketua panitia, AA Kusimantara mengatakan, tidak saja juara I sampai IV yang digelontor hadiah uang, namun juga klub yang berhasil masuk enam besar digelontorkan uang senilai masing-masing Rp2 juta, dan yang masuk delapan besar mendapatkan masing-masing Rp1 juta.

“Termasuk klub favorit disandang SWC Kerobokan digelontor Rp1,5 juta. Klub favorit berdasarkan angket penonton. Sementara pemain terbaik disabet Putu Agus Budiarsana dari PWS Munggu berhak menerima Rp1,5 juta. Pemain terbaik ditentukan dari Bidang Prestasi PBVSI Badung lewat tim sebanyak 6 orang,” ujar AA Kusimantara.

Menurutnya, kriteria pemain terbaik, yakni tidak pernah absen dalam setiap permainan, skill, dan teknik berkualitas, termasuk bisa menahan emosi dan bisa memberikan arahan kepada pemain lainnya. Dia menambahkan, karena ini digunakan menjaring pemain Porprov Bali 2017 mendatang, maka yang boleh turun di kejuaraan ini maksimal kelahiran tahun 1995.

Pengkab PBVSI Badung, kata AA Kusimantara, telah mempunyai gambaran terhadap materi tim voli indoor Badung di Porprov mendatang, yang dijaring dari hasil kejuaraan ini. “Dengan materi pemain yang telah kami persiapkan jauh hari termasuk dari kejuaraan ini, kami bertekad mempertahankan medali emas voli putra dan putri di Porprov Bali tahun depan,” sambungnya.

Terkait kemungkinan adanya pemain luar Badung yang berlaga di kejuaraan PBVSI Badung Cup I, Kusimantara menjamin hal itu tidak ada. “Pemain yang turun ini semua berdomisili di Badung,” tandas pria asal Kerobokan itu yang kesehariannya sebagai jaksa di Kejati NTB.

Ia menambahkan, Pengkab PBVSI Badung, kini telah memiliki klub terdaftar sebanyak 32 tim dan mengikuti kejuaraan PBVSI Badung Cup. Ke depannya, lanjut dia, kejuaraan ini akan dijadikan kalender tahunan, sehingga potensi pemain akan terus digarap untuk mengharumkan nama Badung yang memang dikenal melahirkan pebola voli andal tak hanya di Bali, namun nasional dan international.