Tabrak Truk Bermuatan Beton, Bule Belanda Tewas Mengenaskan | Bali Tribune
Diposting : 19 December 2023 22:32
RAY - Bali Tribune
Bali Tribune / MENABRAK - Kondisi kendaraan RJ yang tewas setelah menabrak truk bermuatan beton, Selasa (19/12)

balitribune.co.id | Denpasar - Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai, tepat di Simpang Jalan Griya Anyar Pemogan, Denpasar Selatan, Selasa (19/12) pukul 05.00 Wita. Seorang bule asal Belanda berinisial RJ (21) yang mengendarai sepeda motor menabrak sebuah truk jenis fuso. Akibat kejadian itu, RJ tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan kondisi yang mengenaskan dengan leher putus.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, diduga kuat remaja itu kurang hati-hati saat berkendara sehingga terjadinya kecelakaan maut tersebut. Bule asal Negeri Kincir Angin tersebut mengendarai sepeda motor Honda PCX berplat DK 2631 FCX. Korban berkendara tanpa membawa SIM maupun STNK. Sementara yang terlibat kecelakaan dengannya truk Fuso bernomor polisi B 9088 II yang dikemudikan Muchammad Fatkhurrozi (25).

"Awal mula tragedi tragis tersebut, ketika RJ melintas beriringan dengan Truk Fuso yang ada di depannya dari arah barat menuju ke timur. Diduga korban kurang hati-hati dalam berkendara dan juga tidak menjaga jarak dengan truk tersebut," ungkapnya.

Sesampainya di TKP, truk yang mengangkut beton itu pun hendak berbelok ke kiri menuju Jalan Griya Anyar. Alhasil dengan kecepatan yang sedemikian rupa, RJ menabrak truk dengan keras sehingga motornya ringsek. Turis itu juga tewas seketika di lokasi kejadian dengan kepala terputus. Sedangkan sopir truk tidak terluka sama sekali. Warga sekitar yang mengetahui kecelakaan tersebut lantas melaporkan ke pihak berwajib. Sambil menunggu petugas datang, jenazah korban ditutupi menggunakan daun pisang.

Selanjutnya Satlantas Polresta Denpasar tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Ambulans Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar juga tiba untuk mengevakuasi jenazah RJ ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr IGNG Ngoerah.