Bali Tribune, Jumat 23 Juni 2017
Diposting : 19 May 2017 17:37
Komang Arta Jingga - Bali Tribune
NGENTEG LINGGIH
Keterangan Gambar: 
NGENTEG LINGGIH - Wabup Sanjaya disambut warga saat hadir dalam pelaksanaan ritual ngenteg linggih di Banjar Delod Uma Desa Pakraman Kaba – kaba Kediri Tabanan,Kamis (19/5).

BALI TRIBUNE - Masyarakat yang melaksanakan pembangunan berdasarkan kebersamaan dan semangat gotong royong selalu mendapat apresiasi positif dari pemerintah. Kali ini apresiasi positif tersebut datang dari Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang menghadiri Ngenteg Linggih di Banjar Delod Uma Desa Pakraman Kaba – kaba Kediri Tabanan,Kamis (19/5) kemarin.

Hadir dalam acara tersebut Camat Kediri Made Murdika, anggota DPRD Tabanan; Edi Wirawan dan Ngurah Mayun, Perbekel serta tokoh masyarakat setempat.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada bendesa adat, ketua panitia, dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam karya ini. Apalagi dengan kebersamaan dan semangat gotong-royong warga yang begitu kental ini menunjukkan bahwa masyarakat banjar Delod Uma sangat mendukung Pemkab Tabanan dalam mewujudkan Pembangunan Tabanan yang Serasi. Sejahtera, Aman dan Berprestasi,” ujar Wabup Sanjaya.

Wabup Sanjaya juga berpesan agar warga selalu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah untuk membangun Tabanan. Pihaknya mengatakan akan selalu membantu masyarakat, salah satunya di bidang infrastruktur, dimana seperti diketahui saat ini akses ke banjar Delod Uma Desa Pakraman Kaba - Kaba cukup susah untuk dijangkau.

“Jangan pernah berhenti untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah, catat apa yang menjadi kebutuhan. Pemerintah pasti akan membantu, Pembangunan jalan menjadi prioritas kami saat ini, pembangunan jalan sudah terprogram dan material sudah turun, tinggal pelaksanaannya dan diharap warga bersabar,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Wabup Sanjaya juga memberikan sarin canang sebesar 5 juta rupiah.

Sementara itu, Panitia karya I Made Sana selaku Wakil Bendesa Adat Kaba - kaba menjelaskan puncak acara ngenteg linggih akan diadakan pada hari Sabtu mendatang. “Puncak karya berlangsung pada Sabtu tanggal 20 Mei saniscara Klurut mendatang” jelasnya.

Ditambahkan Made Sana pelaksanaan ritual itu menelan biaya sekitar 200 juta rupiah. “Dana sebesar 200 juta bersumber dari Lomba Ceki, iuran warga dan juga dana LPD,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan khususnya Bapak Wakil Bupati Tabanan yang sudah concern dan turun langsung ke masyarakat banjar Delod Uma Desa Pakraman Kaba - kaba serta semua pihak yang ikut mendukung pembangunan di tempat itu.