Wabup Sedana Arta Pimpin Apel Hari Lahirnya Pancasila | Bali Tribune
Diposting : 2 June 2016 14:41
Agung Samudra - Bali Tribune
Pancasila
APEL - Wabup Sedana Arta pimpin Apel Hari lahirnya Pancasila di Lapangan Kantor Bupati Bangli, Rabu (1/6).

Bangli, Bali Tribune

Salah satu tokoh yang berjasa dalam lahirnya Pancasila adalah Ir. Sukarno yang menjadi presiden pertama Republik Indonesia. Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh Sukarno dalam sidang Dokuritsu Jundbi Cosakai, Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada tanggal 1 Juni 1945. Dalam pidato inilah konsep dan rumusan awal “Pancasila” dikemukakan sebagai dasar negara Indonesia Merdeka.

Pidato ini pada awalnya disampaikan oleh Soekarno secara aklamasi tanpa judul dan baru mendapat sebutan “Lahirnya Pancasila” oleh mantan ketua BPUPK Dr. Radjiman Wedyodininggrat dalam kata pengantar buku yang berisi pidato yang kemudia dibukukan oleh BPUPK tersebut.  Demikian disampaikan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE saat pelaksanaan apel lahirnya Pancasila, di Lapangan Kantor Bupati Bangli, Rabu (1/6).

Wabup Sedana Arta menyampaikan, setiap kali memperingati hari lahirnya Pancasila, kita selalu terinspirasi gagasan besar Bung Karno, yakni untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, Indonesia yang berdaulat, Indonesai yang berdikari dan Indonesia yang berkepribadian.

Wabup Sedana Arta juga mengutip piodato Bung Karno 1 Juni 1945, 71 Tahun yang lalu di depan BPUPK, pada saat itu beliau menyatakan “Pancasila, itulah yang berkobar-kobar dalam dada saya sejak berpuluh puluh tahun. Diterima atau tidak, terserah saudara-saudara tetapi, saya sendiri mengerti seinsyaf-insyafnya bahwa tidak satu Weltanschung  dapat menjelma dengan sendirinya menjadi Realiteit jika tidak denga perjuangan”. Pernyataan Bung Karno itu mengingatkan bahwa tidak ada satupun dasar negara yang menjelma menjadi realitas tanpa perjuangan. Jika ingin merealisasikan pancasila, perlu perjuangan. Dengan berdirinya Negara Indonesia tidak berarti perjuangan selesai, justru baru kita memulai perjuangan.

Wabup Sedana Arta juga menekankan, tugas kita adalah mewarisi api dari pemikiran dan perjuangan Bung Karno, bukan mewarisi abunya. Untuk itu Wabup Sedana Arta mengajak seluruh ASN dan masyarakat Bangli agar momentum peringatan hari kelahiran Pancasila, hari dimana Bung Karno berpidato agar kita bersatu padu bergandengan tangan mewujudkan janji janji kemerdekaan dan membumikan Pancasila di bumi pertiwi dan di bumi Bhukti Mukti Bhakti. “Mari kita gunakan momentum ini utnuk membumikan ajaran tri sakti Bung Karno guna mewujudkan Bangli yang Gita Santi,” harapnya.