Bali Tribune, Senin 28 Mei 2018
Diposting : 24 March 2018 13:42
Djoko Moeljono - Bali Tribune
prosesur
Keterangan Gambar: 
GRANAT -- Didampingi petugas piket jaga Makodim 1609/Buleleng, Komang Artana menyerahkan barang temuannya sejenis granat tangan kepada Pasi Intel Kodim 1609/Buleleng Kapten Inf I Made Suartina, Jumat (23/3).

BALI TRIBUNE - Salah seorang warga masyarakat, I Komang Artana yang bekerja sebagai tukang bangunan menyerahkan temuan sejenis granat tangan jenis nanas di wilayah Kabupaten Buleleng, tepatnya di Desa Anturan, Kecamatan Buleleng kepada aparat Kodim 1609/Buleleng, Jumat (23/3). 

Penemuan salah satu jenis peledak tersebut diawali sekitar pk.10.00 Wita, saat penggalian pondasi rumah milik Raimah pada kedalaman 50 centimeter. Semula Komang Artana menemukan barang tersebut yang bentuknya seperti besi tua.

Komang berusaha untuk mengenali kecurigaannya terhadap benda tersebut, namun setelah diteliti ternyata benda itu mirip dengan granat.

Raimah sang pemilik rumah kemudian menghubungi saudaranya, Made Asa, yang bekerja di PD Pasar Buleleng dan memberikan informasi terkait penemuan benda tersebut. Kemudian Made Asa mendatangi lokasi penemuan itu dan membawa barang tersebut serta menyerahkannya ke petugas jaaga di Makodim 1609/Buleleng.

Selanjutnya, petugas piket jaga itu melaporkannya ke Pasi Intel Kodim 1609/Buleleng Kapten Inf I Made Suartina. Setelah diteliti, menurut Pasi Intel, benda yang bentuknya mirip dengan granat tangan tersebut diperkirakan peninggalan pada saat penjajahan kolonial Belanda, kondisinya sudah berkarat namun tetap harus kita amankan.

"Saat sekarang barang tersebut masih berada di gudang senjata Makodim 1609/Buleleng yang selanjutnya akan diserahkan sesuai prosesur ke Detasemen Peralatan "B" 09-12-01 Buleleng," jelas Suartina.