Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aksi “Bali Resik Sampah Plastik”, Sekda Bali Apresiasi Keterlibatan BPK

Bali Tribune/ Foto bersama Sekda Dewa Indra ketika melepas peserta touring pecinta jeep (Jeepers) di halaman Kantor BPK perwakilan Bali, Minggu (12/1) pagi.

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengapresiasi pelaksanaan HUT ke-73 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Bali yang ditandai dengan Touring Jeep dan dilanjutkan aksi Bali Resik Sampah Plastik di Tahura, Ngurah Rai, Denpasar.
 
 "Saya menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada jajaran BPK perwakilan Bali, atas komitmennya turut serta dalam program prioritas provinsi Bali yakni bersih sampah, terutama sampah plastik," kata Sekda Dewa Indra seraya melepas peserta touring pecinta jeep (Jeepers) di halaman kantor BPK perwakilan Bali Minggu (12/1) pagi.
 
Sekda Dewa Indra menilai, keterlibatan BPK perwakilan Bali dalam program aksi bersih-bersih sampah ini menunjukkan baiknya hubungan antar instansi di provinsi Bali, tak peduli instansi lokal ataupun perwakilan pusat. 
 
"Aksi bersih sampah merupakan salah satu program prioritas yang sedang digencarkan Pemprov Bali. Bersyukur sekali BPK di HUT-nya yang ke 73 tahun ini turut berkontribusi langsung dalam aksi yang sangat bermanfaat ini. Semoga kedepan sinergi kita dalam satu 'ekosistem' pemerintahan di Pulau Bali ini semakin baik dan kuat," harap birokrat asal Pemaron, Buleleng ini.
 
Sementara itu Kepala BPK Perwakilan Bali Sri Haryoso Suliyanto mengaku touring jeep yang disusul aksi bersih-bersih sampah di Tahura Ngurah Rai,  merupakan kegiatan yang dilakukan dengan melihat pentingnya menjaga kelestarian mangrove di kawasan tersebut.
 
 "Terlebih kita ketahui pemerintah provinsi Bali sedamg gencar mengadakan Bali Resik Sampah Plastik, sehingga kita ingin ikut ambil bagian," tutur Sri Haryoso.
 
Dirinya juga menjelaskan, rangkaian HUT ke 73 BPK ini untuk kantor perwakilan Bali selain tour komunitas Jeep (Jeepers), juga melaksanakan berbagai pertandingan olahraga yang akanj diikuti peserta dari berbagai pihak. Puncaknya, pada 20 Januari mendatang dilaksnakan upacara peringatan dan syukuran di halaman kantor BPK perwakilan Bali.
 
Selanjutnya, Sekda Dewa Indra dan Kepala Perwakilan BPK Wilayah Bali secara bersama melakukan touring menuju Kawasan Tahura Mangrove, guna melakukan aksi Bali Resik Sampah Plastik. 
 
Kegiatan tersebut selain diikuti oleh Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali juga diikuti oleh para siswa/i SMA/SMK di lingkungan Denpasar.

wartawan
Release
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.